Kompas.com - 12/07/2013, 17:49 WIB
|
EditorKistyarini
TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya menghentikan paksa sebuah perusahaan tambang pasir besi yang tengah beroperasi di Blok Ciheras, Pantai Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (11/7/2013).

Padahal Bupati Tasikmalaya sudah mengeluarkan keputusan penghentian penambangan pasir besi di sepanjang pesisir selatan Tasikmalaya.

Beberapa mesin dan peralatan tambang langsung dipasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut. Sebelumnya, polisi pun telah menetapkan seorang bos pasir besi sebagai tersangka penambangan pasir besi ilegal di kawasan sama.

"Ini sebagai upaya kelanjutan penyelidikan kami dalam menuntaskan kasus penambangan ilegal pasir besi yang disinyalir marak di Cipatujah," jelas Iptu Maulana, KBO Satreskrim Polres Tasikmalaya Iptu Maulana, Jumat (12/7/2013).

Menurut Maulana, penghentian paksa operasi perusahaan itu merupakan hasil penyelidikan, dan pemantauan petugas di lapangan.

"Saat digerebek, mereka beralasan tidak mengoperasikan pencucian pasir, tapi hanya memanaskan mesin saja. Tapi, kami sudah mendapatkan cukup bukti untuk menghentikan paksa," ujar Maulana.

Namun Maulana menolak menyebut nama perusahaan tersebut dengan alasan masih dalam penyelidikan polisi.

Jika terbukti bersalah, pemilik perusahaan itu dijerat Undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba. "Ancaman hukumannya sepuluh tahun penjara dan denda Rp 10 miliar," tambah Maulana.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Tasikmalaya telah menetapkan seorang tersangka penambangan ilegal pasir besi di kawasan Pantai Selatan Tasikmalaya, bernama Jaenal Jaklek, yang juga pemilik usaha tambang CV Guruh Samudra.

Tersangka selama ini berkiprah dalam usaha tambang pasir besi di kawasan setempat. Bahkan, pelaku merupakan pelaku penambangan pasir besi sejak kali pertama dibuka di Tasikmalaya.

Seperti diketahui, permasalahan tambang pasir besi selama ini terus bermunculan. Mulai dari dampak kerusakan lingkungan, infrastruktur, dan terancamnya biota laut.

Pasalnya, sebagian besar penambangan berlokasi di sepanjang pesisir Pantai Cipatujah. Bahkan, belum lama ini mencuat kasus kriminalitas seorang bos pasir besi yang menganiaya pejabat perusahaan milik pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.