Giliran Massa Pemuda Pancasila Demo KPU Jatim

Kompas.com - 12/07/2013, 11:12 WIB
|
EditorFarid Assifa
SURABAYA, KOMPAS.com - Jelang akhir pleno penetapan pasangan cagub-cawagub Jatim, kantor KPU kerap menjadi sasaran aksi massa. Jumat (12/7/2013), giliran ratusan massa Ormas Pemuda Pancasila Jawa Timur menyerbu kantor KPU Jatim di Jalan Raya Tenggilis Surabaya.

Mereka mendesak komisioner KPU segera menetapkan pasangan cagub-cawagub Jatim peserta Pilgub Agustus nanti. Aksi tersebut adalah kali ketiga yang dilakukan ormas di bawah kendali Partai Patriot itu sejak tiga hari terakhir.

''KPU harus tegas menolak pasangan cagub-cawagub yang tidak memenuhi persyaratan dukungan partai,'' kata korlap aksi Amrullah.

Dia juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan kelompok tertentu untuk tidak mengintervensi kebijakan KPU Jatim dalam menentukan pasangan peserta Pilgub Jatim.

''Biarlah KPU menentukan pilihannya sesuai aturan, dan jangan ada yang mempengaruhi netralitas dan independensinya,'' tambah Amrullah.

Massa Pemuda Pancasila berjanji akan menurunkan jumlah massa yang lebih banyak, dan akan terus melakukan aksi untuk mengawal proses pleno KPU Jatim hingga 14 Juli nanti.

Kamis (11/7/2013) sore kemarin, ratusan massa pendukung Khofifah juga menggelar aksi dengan kepentingan yang berbeda. Selain menggelar orasi, mereka juga sempat takjil, dan menggelar tenda sebagai bentuk keprihatinan karena KPU Jatim dinilai sudah tidak independen lagi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Regional
Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X