Kompas.com - 11/07/2013, 10:39 WIB
Penulis Kris R Mada
|
EditorFarid Assifa
BATAM, KOMPAS.com- Warga Batam, Kepulauan Riau menuding PT Perusahaan Listrik Negara Batam ingkar janji terkait kelancaran pasokan listrik selama Ramadhan. Sebab, warga merasakan pemadaman bergilir sejak hari pertama puasa.

Yuniati, warga Sekupang menuturkan, listrik di rumahnya mendadak padam pada Kamis (11/7/2013) pagi. Pemadaman itu menganggu aktivitas pagi hari.

Keluhan senada disampaikan Sahab, warga kawasan Tiban. Usaha binatu miliknya tidak bisa berjalan gara-gara pemadaman.

“Mana ini janji PLN, katanya tidak ada pemadaman selama puasa. Sejak kemarin, listrik sudah mati,” ujarnya.

Sebagian warga Batam memang merasakan pemadaman bergilir sejak Rabu pagi. Warga di kawasan Nagoya, Batam Center, dan Bengkong melaporkan pemadaman itu. Bahkan, sebagian lagi terpaksa shalat tarawih dalam gelap karena listrik padam.

Warga khawatir pemadaman sekarang lanjutan dari rangkaian pemadaman pada akhir Juni 2013. Kala itu, dengan alasan keterbatasan pasokan gas untuk pembangkitnya, PT PLN Batam memadamkan listrik secara bergilir. Setiap pemadaman paling sedikit dua jam.

Anak perusahaan PLN Indonesia itu kemudian mengumumkan pasokan gas sudah aman dan tidak ada pemadaman lagi. Namun, warga di berbagai kawasan di Batam tetap melaporkan pemadaman listrik.

“Sudahlah, PLN tidak usah sibuk mau jual listrik ke Singapura atau kota lain. Benahi dulu listrik di Batam,” ujar warga lain, Marudut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X