Kebijakan Penutupan THM Selama Puasa Dikeluhkan Pengusaha

Kompas.com - 10/07/2013, 15:47 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
GORONTALO, KOMPAS.com — Kebijakan penutupan tempat hiburan malam (THM) selama bulan Ramadhan oleh Pemerintah Kota Gorontalo mulai dikeluhkan para pelaku usaha di kota itu.

Ronny Kaluku, Direktur Operasional Hotel Quality Gorontalo, mengakui kebijakan tersebut membawa pengaruh signifikan terhadap pendapatan hotel. Pasalnya, satu pub dan tempat karaoke di hotel tersebut terpaksa tutup selama sebulan penuh. Karyawan di kedua tempat hiburan itu juga terpaksa diperbantukan pada pos pelayanan lainnya.

Keluhan yang sama dilontarkan pemilik restoran. Hendrik Korin, pemilik restoran "Brantas", mengatakan, jika pada hari biasa, dia bisa mendapat keuntungan antara Rp 1-1,5 juta, pada bulan puasa, pendapatannya menurun hingga 50 persen.

Menurutnya, pendapatan tersebut membuat Hendrik kewalahan membayar gaji, berikut tunjangan hari raya (THR) untuk 30 orang karyawannya. "Apa boleh buat, kalau tidak diberi THR, kita yang salah. Terpaksa nombok dulu," ujarnya.

Selama Ramadhan, lanjutnya, restorannya beroperasi kurang dari dua jam, yakni menjelang buka puasa saja, itu pun fluktuatif. Artinya, jumlah pembelinya pasang surut.

Khusus restoran dan rumah makan, Pemkot Gorontalo menerapkan aturan dilarang beroperasi sejak subuh hingga pukul 16.00 Wita. Seingat Hendrik, kebijakan khas Ramadhan itu mulai diterapkan Pemkot sejak masa pemerintahan Adhan Dhambea atau sekitar lima tahun lalu.

Sebelumnya, Pemkot masih memperbolehkan restoran dan rumah makan berjualan di siang hari selama Ramadhan.

Syaratnya, pemilik harus memasang sekat di rumah makan atau restoran yang bersangkutan agar aktivitas makan dan minum tidak terlihat dari luar. "Dulu hanya diminta supaya tertutup. Tapi, kalau sekarang ditutup, baru bisa buka setelah sore menjelang buka puasa. Apa boleh buat, aturannya sudah begitu," ujar Hendrik.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X