Kompas.com - 10/07/2013, 13:23 WIB
Suasana di dapur umum yang disediakan pemerintah kabupaten Malang, untuk para korban banjir di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rabu (10/07/2013). KOMPAS.com/ YATIMUL AINUNSuasana di dapur umum yang disediakan pemerintah kabupaten Malang, untuk para korban banjir di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rabu (10/07/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com - Sebanyak 1.881 warga, korban banjir yang menimpa Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang yang mengungsi, kini langsung dibuatkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik para korban.

"Bahan logistik, telah disediakan oleh PMI Kabupaten Malang di dapur umum," kata Sekretaris PMI Malang, Aprilianto, Rabu (10/7/2013).

Dapur umum, akan menyediakan kebutuhan makan tiga kali sehari. "Kita sediakan makan sebanyak tiga kali dalam sehari," katanya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang memastikan data korban bakal terus bertambah. Dari data sementara, sudah ada 847 Kepala Keluarga (KK) dari total 2.928 KK yang ada di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

"Data sementara naik menjadi 847 KK yang terdampak banjir. Sebelumnya 650 KK," kata Kabid Tanggap Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Bagyo Setyono, ditemui di Posko bencana.

Adapun rinciannya, wilayah yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Bambang dan Penguluran itu adalah RW 03 berjumlah 154 KK, RW 02 sebanyak 151 KK, RW 05 sebanyak 125 KK, RW 07 sebanyak 35 KK, RW 08 dan 09 berjumlah 177 KK. Di RW 10 sebanyak 16 KK, RW 11 ada 6 KK, RW 14 ada 88 KK, RW 15 berjumlah 95 KK.

"Itu rincian para korban. Tapi belum final. Karena tim relawan masih terus di lapangan," katanya.

Tambahan data korban, sebanyak 150 KK berasal dari Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan. "Pemukiman penduduk tepat berada di bibir sungai, yang rusak akibat diterjang air banjir. Jadi, dari Desa Sidodadi ada 150 KK, dan Sitiarjo ada 847 KK," kata Bagyo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X