Kompas.com - 10/07/2013, 12:28 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MAGELANG, KOMPAS.com – Permohonan pengusaha tempat hiburan untuk buka di siang hari selama masa Ramadhan dikabulkan oleh Pemerintah Kota Magelang. Hal seturut dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Magelang Nomor 556/305/291 tertanggal 2 Juli 2013.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Magelang, Suko Tri Cahyo mengatakan, pemberian toleransi pembatasan operasional tempat hiburan itu berdasarkan pertimbangan usulan dari para pengusaha.

Para pengusaha merasa kesulitan untuk membayar tunjangan hari raya (THR) kepada para karyawan jika pembatasan operasional terlalu lama. Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa jam operasional tempat hiburan malam seperti karaoke keluarga diperbolehkan buka mulai pukul 10.00 WIB - 16.00 WIB selama bulan Ramadhan.

”Sedangkan pada malam hari, pengelola boleh membuka bagi pengunjung selama tiga jam dari pukul 21.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB,” kata Suko, Rabu (10/9/2013).

Selain itu, imbuh Suko, kebijakan ini juga memandang kondusivitas di Kota Magelang yang tergolong baik. Meskipun tetap harus ada pengendalian supaya tempat hiburan tidak terlalu vulgar dengan menyediakan makanan dan minuman siang hari.

"Termasuk miras. Kalau melanggar bisa dikenai sanksi,” tandas mantan Kepala BKD Pemkot Magelang itu.

Menurut Suko, Pemkot memiliki kewenangan penuh untuk memberikan sanski kepada pengelola tempat hiburan jika tidak mengindahkan kebijakan tersebut. Suko mengaku sudah mengedarkan SE tersebut sejak Jumat (5/7/2023) lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kebijakan Pemkot itu pun disambut baik oleh kalangan pengusaha jasa hiburan di Kota Magelang. Ketua Paguyuban Tempat Hiburan wilayah Magelang Tengah, Lourentinus S mengaku, kebijakan itu sangat membantu para pengusaha untuk dapat memberikan THR kepada karyawan.

Berbeda dengan tahun lalu, tempat hiburan yang diperbolehkan buka malam hari mulai pukul 21.00 hingga 00.00 WIB saja. Pihaknya juga berjanji akan mematuhi aturan dari Pemkot kaitannya dengan tidak menyediakan makanan dan minuman selama buka di siang hari.

”Aturan ini tentunya harus dijalankan. Apapun itu, kita harus menudukung kebijakan Pemkot,” tandas Louren yang juga sebagai pengelola tempat karaoke itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

    Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

    Regional
    9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

    9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

    Regional
    Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

    Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

    Regional
    Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

    Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

    Regional
    Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

    Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

    Regional
    Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

    Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

    Regional
    Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

    Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

    Regional
    Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

    Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

    Regional
    Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

    Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

    Regional
    PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

    PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

    Regional
    Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

    Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

    Regional
    Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

    Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

    Regional
    Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

    Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

    Regional
    Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

    Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

    Regional
    Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

    Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.