Kompas.com - 09/07/2013, 21:55 WIB
Gudang yang menyimpan ribuan item perlengkapan sekolah dan kebutuhan lebaran ludes terbakar. Tampak salah satu armada berupa truk fuso menjadi salah satu properti yang terbakar. Fuso ini berada di mulut pintu masuk gudang. Tak ada barang selamat dari gudang yang terbakar ini Kompas.com/ Deni ZebuaGudang yang menyimpan ribuan item perlengkapan sekolah dan kebutuhan lebaran ludes terbakar. Tampak salah satu armada berupa truk fuso menjadi salah satu properti yang terbakar. Fuso ini berada di mulut pintu masuk gudang. Tak ada barang selamat dari gudang yang terbakar ini
|
EditorFarid Assifa

BALIKPAPAN, KOMPAS.com
 — Gudang penyimpan barang toko di Jalan Soekarno-Hatta Km 5 No A58 RT 50, Batu Ampar, Balikpapan, Kalimantan Timur, terbakar, Selasa (9/7/2013). Ribuan jenis barang, termasuk baju dan peralatan sekolah serta barang-barang rumah tangga yang ditumpuk untuk diperdagangkan menjelang Idul Fitri, hangus. Satu truk jenis Fuso bak kayu KT 8696 LI turut ludes dilalap api.

"Kerugiannya bisa sampai miliaran rupiah. Kasihan bos-nya (pemilik barang). Dia susah payah cari barang di Jakarta, sekarang terbakar. Mungkin sekarang pun dia tidak tahu (kebakaran ini) sebab sekarang masih di Jakarta cari barang toko," kata Masrianto, penjaga gudang yang tinggal tepat bersebelahan dengan gudang.

Masrianto mengungkapkan, gudang yang terletak di poros jalan Balikpapan–Samarinda ini sejatinya merupakan gudang stok barang untuk sejumlah toko yang ada di Balikpapan, Samarinda, dan Bontang. Toko-toko ini cukup populer di kalangan warga di masing-masing kota lantaran menjual barang-barang dengan harga lumayan miring alias murah di banding toko sejenis, tetapi berkualitas cukup baik.

Gudang ini dibangun dengan luas 100 x 20 meter dan mempekerjakan 16 karyawan. Mereka bekerja delapan jam sehari dari pukul 08.00 hingga 17.00. Saat para karyawan pulang, kebakaran pun terjadi.

"Saat ini, gudang dalam kondisi penuh. Saat jam pulang karyawan langsung ditutup. Jadi, posisi ketika ditinggalkan memang tidak ada orang," kata Masrianto.

Masrianto menegaskan, barang-barang di dalam gudang sangat penuh lantaran merupakan persediaan belanja anak sekolah pada pertengahan Juli ini. Selain baju sekolah, juga terdapat ribuan peralatan.

"Satu hari bisa lima kontainer datang dari Jakarta. Semua barang-barang menjelang sekolah anak-anak dan Lebaran," kata Masrianto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X