Ramadhan, Tempat Hiburan Malam di Garut Tutup Total

Kompas.com - 09/07/2013, 15:40 WIB
Salah satu papan penunjuk arah menuju ke kawasan wisata Cipanas, Garut, Jawa Barat.
Kompas.com / Syahrul MunirSalah satu papan penunjuk arah menuju ke kawasan wisata Cipanas, Garut, Jawa Barat.
|
EditorGlori K. Wadrianto
GARUT, KOMPAS.com - Tempat-tempat hiburan malam di Kabupaten Garut, Jawa Barat dilarang beroperasi satu bulan penuh selama Ramadhan.

Kepala Satpol PP Garut, Suherman mengaku sudah menyebarkan surat edaran tentang larangan itu kepada pemilik atau pengelola tempat hiburan.

"Surat sudah kami sampaikan ke tempat-tempat hiburan yang isinya larangan buka selama bulan ramadhan. Kalau melanggar, kami dari Satpol PP akan menindaknya. Mulai teguran sampai penutupan paksa," kata Suherman, Selasa (9/7/2013) siang.

Tempat hiburan yang harus tutup, lanjut Herman, adalah tempat-tempat karaoke mulai tanggal 10 Juli 2013 sampai setelah hari raya Idul Fitri.

Larangan juga berlaku bagi rumah makan untuk tidak berjualan pada siang hari. "Silahkan rumah makan buka menjelang maghrib, kalau ada yang buka siang hari terpaksa akan kami tutup," tegasnya.

Suherman menambahkan, larangan itu bertujuan untuk menjaga rasa nyaman bagi masyarakat muslim di Garut dalam menjalankan ibadah puasa.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

    Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

    Regional
    Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

    Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

    Regional
    Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

    Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

    Regional
    Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

    Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

    Regional
    Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

    Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

    Regional
    Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

    Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

    Regional
    Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

    Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

    Regional
    Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

    Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

    Regional
    Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

    Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

    Regional
    Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

    Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

    Regional
    Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

    Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

    Regional
    Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

    Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

    UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

    UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

    Regional
    Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

    Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X