Kompas.com - 09/07/2013, 13:29 WIB
Kupon pencairan BLSM milik Muhammad Ghozi, wartawan Media Indonesia. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANKupon pencairan BLSM milik Muhammad Ghozi, wartawan Media Indonesia.
|
EditorKistyarini

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Seorang warga Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, membagikan uang bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) ke tetangga-tetangganya karena merasa tidak pantas mendapatkannya.

Muhammad Ghozi, yang berprofesi sebagai wartawan, mengaku kaget saat menerima kupon pencairan BLSM dari aparat desa setempat. Padahal lima tetangganya, yang miskin, tidak mendapatkan kupon tersebut.

"Saya jadi malu sama tetangga yang lebih miskin dari saya karena kebagian BLSM," kata wartawan harian Media Indonesia itu di Pamekasan, Selasa (9/7/2013).

Ghozi menegaskan dia tidak akan menerima bantuan tersebut. Awalnya dia berniat memberikan kupon BLSM itu kepada tetangganya. Namun, peraturan menyebut pencairan BLSM harus dilakukan yang bersangkutan.

Akhirnya, istri Ghozi, Istiqomah, yang mencairkan kupon BLSM itu di Kantor Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, kemudian membagikannya kepada tetangga-tetangga mereka.

Pasangan Ghozi-Istiqomah kemudian membagi uang sejumlah Rp 300.000 itu kepada lima tetangganya. Salah satunya menerima Rp 100.000 karena beban keluarganya lebih berat. Sementara itu, empat keluarga lainnya mendapat Rp 50.000.

Salah satu penerima BLSM dari Ghozi adalah Baharuddin. Dia mengaku bantuan itu sangat berarti bagi dia, yang sehari-hari bekerja sebagai penggarap sawah atau menunggu pekerjaan yang diberikan tetangga.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pak Ghozi itu yang saya tahu sebagai wartawan dan kehidupannya sudah tidak miskin seperti saya. Tapi alhamdulillah dia mau berbagi dengan kami yang miskin," kata Baharuddin.

Penerima lainnya, Hatimah, ibu tunggal yang menanggung dua anak, bersyukur mendapatkan BLSM dari Ghozi. Dia juga heran karena pendataan pemerintah tidak melihat kondisi keluarganya. "Saya berharap, kalau ada bantuan, nanti bisa mendapatkannya," kata Hatimah.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

    Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

    Regional
    BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

    BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

    Berita Foto
    Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

    Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

    Regional
    Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

    Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

    Regional
    Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

    Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

    Regional
    Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

    Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

    Regional
    Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

    Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

    Regional
    Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

    Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

    Regional
    Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

    Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

    Regional
    Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

    Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

    Regional
    25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

    25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

    Regional
    Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

    Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

    Regional
    Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

    Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

    Regional
    Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

    Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

    Regional
    Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

    Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X