Kompas.com - 09/07/2013, 11:22 WIB
Warga saat menerima BLSM di Pamekasan beberapa waktu lalu. Di Sampang, 4 kecamatan menolak BLSM karena banyak warga miskin tidak terdata. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANWarga saat menerima BLSM di Pamekasan beberapa waktu lalu. Di Sampang, 4 kecamatan menolak BLSM karena banyak warga miskin tidak terdata.
|
EditorKistyarini

SAMPANG, KOMPAS.com - Empat kecamatan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, bersepakat untuk menolak pendistribusian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Empat kecamatan itu adalah Kecamatan Banyuates, Kecamatan Torjun, Kecamatan Kota Sampang dan Kecamatan Ketapang.

Menurut Sugiman, Lurah Rongtengan di Kecamatan Kota Sampang, jika BLSM itu dibagikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2011, dikawatirkan akan menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat.

Sebab, kata Sugiman, data itu sama sekali tidak sesuai dengan fakta di masyarakat yang masih banyak warga berada di bawah garis kemiskinan.

"Yang jadi sasaran protes warga adalah aparat yang paling bawah seperti lurah dan kepala desa. Jadi saya dan kepala desa di empat kecamatan menolak BLSM," terang Sugiman, Selasa (9/7/2013).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sampang, Malik Amrullah, menjelaskan, penolakan empat kecamatan itu dinilai masuk akal. Sebab belum ada sosialisasi kepada masyarakat soal bantuan tersebut dan tiba-tiba pemerintah langsung mau mencairkan BLSM.

"Kalau kami hanya mitra saja dengan PT Pos selaku pihak yang bertanggung jawab menyalurkan BLSM. Ada hal yang belum dipahami oleh masyarakat tentang BLSM dan hasil pendataan warga miskin. Sehingga petugas kawatir diprotes warga," kata Malik.

Malik menjelaskan, di kecamatan yang siap menerima BLSM sudah dikondisikan agar gelombang protes tidak terlalu besar supaya PT Pos bisa mengantisipasinya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Warga Sampang ini sangat sensitif kalau soal bantuan. Untuk itu PT. Pos sudah kami beri masukan agar lebih antisipatif," ungkapnya.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

    Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

    Regional
    Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

    Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

    Regional
    Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

    Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

    Regional
    25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

    25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

    Regional
    Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

    Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

    Regional
    Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

    Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

    Regional
    Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

    Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

    Regional
    Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

    Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

    Regional
    Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

    Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

    Regional
    Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

    Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

    Regional
    Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

    Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

    Regional
    Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

    Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

    Regional
    Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

    Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

    Regional
    Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

    Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

    Regional
    Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

    Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X