Kompas.com - 09/07/2013, 04:11 WIB
Ilustrasi: Petugas dari Kemenag Perwakilan DI Yogyakarta melakukan pemantauan hilal di Pos Observasi Bulan (POB) Syekh Bela Belu, Parangkusumo, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (19/7/2012). Dalam pemantauan tersebut hilal awal bulan Ramadan tidak terlihat karena terhalang awan.  TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI Ilustrasi: Petugas dari Kemenag Perwakilan DI Yogyakarta melakukan pemantauan hilal di Pos Observasi Bulan (POB) Syekh Bela Belu, Parangkusumo, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (19/7/2012). Dalam pemantauan tersebut hilal awal bulan Ramadan tidak terlihat karena terhalang awan.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MANADO, KOMPAS.com — Manado, Sulawesi Utara, adalah salah satu titik pemantauan hilal untuk penentuan awal Ramadhan di Indonesia. Pada tahun ini, hilal dinyatakan tak terlihat di kota ini pada saat matahari terbenam.

"Hilal sudah terbenam lebih dulu daripada matahari, sekitar dua menit (lebih awal)," ujar anggota Tim Hisab dan Rukyat Manado, Frangky Sulaiman, Senin (8/7/2013). Kepada sejumlah wartawan yang ikut mengamati hilal, Frangky menjelaskan hilal seharusnya terlihat di awal ufuk, bila tarikh bulan berganti.

Menurut Frangky seharusnya hilal di awal ufuk, tetapi saat pengamatan hilal di bawah ufuk. Matahari dan bulan berada di belahan utara dan hilal berada di sebelah selatan matahari dengan posisi miring ke selatan.

"Matahari terbenam pada pukul 17.52 Wita, sedangkan bulan terbenam pada pukul 17.50 Wita. Tinggi bulan atau hilal berada di minus 0 derajat 5 menit 29 detik," jelas Frangky. Dengan menggunakan tiga buah teleskop dari Badan Metereologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG), pengamatan hilal dilakukan di lantai tiga gedung Mega Trade Center sore tadi.

Sementara itu Kepala Kementerian Agama Manado, Sya'ban Mauludin, mengatakan, hasil pengamatan di Manado juga dilaporkan ke Kementerian Agama yang menggelar sidang isbat nasional. Sidang isbat menyatakan, pemerintah menetapkan awal Ramadhan di Indonesia adalah Rabu (10/7/2013).

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

    Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

    Regional
    Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

    Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

    Regional
    Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

    Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

    Regional
    Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

    Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

    Regional
    Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

    Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

    Regional
    Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

    Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

    Regional
    Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

    Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

    Regional
    Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

    Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

    Regional
    Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

    Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

    Regional
    6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

    6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

    Regional
    Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

    Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

    Regional
    Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

    Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

    Regional
    Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

    Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

    Regional
    Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

    Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

    Regional
    Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

    Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X