Kompas.com - 08/07/2013, 13:19 WIB
Jenasah Kontributor Metro TV wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Belu, Handrianus Suni Yang meninggal Akibat kecelakaan Lalu Lintas, di Kabupaten Belu, Tiba di Rumah Duka di Kefamenanu, TTU dan Disambut Oleh keluarganya, Termasuk Sang Istri Novita Andriani Naomi Monteiro Yang Mengenakan Baju Kaos Metro TV, Senin (8/7/2013). KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BEREJenasah Kontributor Metro TV wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Belu, Handrianus Suni Yang meninggal Akibat kecelakaan Lalu Lintas, di Kabupaten Belu, Tiba di Rumah Duka di Kefamenanu, TTU dan Disambut Oleh keluarganya, Termasuk Sang Istri Novita Andriani Naomi Monteiro Yang Mengenakan Baju Kaos Metro TV, Senin (8/7/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
KEFAMENANU, KOMPAS.com —Jenazah kontributor Metro TV wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Belu, Handrianus Suni, yang dibawa dari Atambua, Kabupaten Belu, Senin (8/7/2013) sekitar pukul 07.00, tiba di rumah duka di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU, sekitar pukul 09.00 Wita.

Keluarga besar Handrianus yang sudah menunggu sejak malam langsung menumpahkan kesedihan dengan menangis. Ibu kandung Handrianus, Fransiska Soares, menangis histeris dan nyaris beberapa kali pingsan.

Begitu juga sang istri, Novita Andriani Naomi Monteiro, yang sedang hamil sembilan bulan anak pertama mereka, terlihat dibopong oleh beberapa orang anggota keluarganya karena tak sanggup berdiri.

Terlihat puluhan wartawan media elektronik, cetak, radio, dan online berkumpul di rumah duka setelah sebelumnya menjemput jenazah Handrinus di Kilometer 7 jurusan Atambua. Para kerabat dan kenalan Handrianus pun berbondong-bondong datang ke rumah duka.

Jenazah Handrianus akan dikebumikan pada Selasa (9/7/2013), di Desa Sainoni, Kecamatan Bikomi Utara, TTU, tepatnya di samping makam ayahnya, Paulinus Tnopo Suni.

Diberitakan sebelumnya, Handrianus Suni mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal di Halikelen, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Minggu (7/7/2013) sekitar pukul 19.00 Wita, seusai meliput berita di wilayah Belu.

Korban yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Mega Pro melaju dari Atambua hendak ke Kefamenanu, TTU. Namun, saat berada di Halikelen atau tepatnya di Kilometer 12 arah barat Atambua, korban yang tak mampu mengendalikan laju sepeda motornya akhirnya menabrak sebuah mobil yang diparkir di sisi jalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat tabrakan itu, Handrianus pun terjatuh dan kepalanya membentur aspal hingga tewas di tempat. Warga sekitar lokasi yang melihat kejadian itu lantas membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Atambua.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X