Kompas.com - 06/07/2013, 09:01 WIB
Warga Maluku Utara sangat antusias menggunakan hak pilihnya memilih calon gubernur dan calon wakil gubernur Malut periode 2013-2018, Senin (1/7/2013). KOMPAS.com/Anton Abdul KarimWarga Maluku Utara sangat antusias menggunakan hak pilihnya memilih calon gubernur dan calon wakil gubernur Malut periode 2013-2018, Senin (1/7/2013).
|
EditorKistyarini

TERNATE, KOMPAS.com - KPU Provinsi Maluku Utara bersama Bawaslu Malut akhirnya memutuskan melakukan pemilihan ulang di lima tempat pemungutan suara (TPS).

Ini menyusul KPU dan Bawaslu menemukan adanya pelanggaran di TPS bersangkutan. KPU dan Bawaslu Malut sebelumnya memutuskan pemilihan ulang dilakukan di dua TPS, yakni TPS 6 Desa Baborino, Kecamatan Buli, Kabupaten Halmahera Timur dan TPS 36 Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara.

Pascaputusan itu, KPU dan Bawaslu masih menemukan pelanggaran di tiga TPS lagi sehingga perlu dilakukan pemilihan ulang. Ketiga TPS itu yakni TPS 1 Desa Bobane, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat dan TPS 1 serta TPS 2 di Desa Kawadan, Kecamatan Taliabu Selatan Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul).

"Jadi hasil pemungutan suara sebelumnya di lima TPS ini dibatalkan," jelas Muksin Amrin, Komisioner Bawaslu Malut, Sabtu (6/7/2013).

Menurut dia, untuk TPS 6 Desa Baborino, Halmahera Timur sudah dilakukan pemilihan ulang. "Kalau TPS 36 Gamsungi Tobelo (Halut) baru dilakukan hari ini," kata Muksin.

Dua TPS ini dilakukan pemilihan ulang karena ditemukan pelanggaran berupa ada warga yang mencoblos dua kali serta beberapa waga mencoblos tanpa identitas. Sedangkan tiga TPS lainnya yakni TPS 1 Desa Bobane, Halmahera Barat (Halbar) dan TPS 1 serta TPS 2 Desa Kawada Kepulauan Sula (Kepsul), ditemukan pelanggaran pemilihan dengan menggunakan hak orang lain.

"TPS 1 Desa Bobane misalnya, ditemukan dua orang menggunakan undangan orang lain," ungkap Muksin.

Yang menarik yakni di TPS 1 dan TPS 2 Desa Kawadan Kepulauan Sula. Di TPS ini seluruh surat suara termasuk surat suara sisa semuanya tercoblos. Padahal setiap TPS terdapat tambahan surat suara sebanyak 2,5 persen dari jumlah jiwa pilih di TPS bersangkutan.

Lebih menarik lagi, di dua TPS itu hanya satu pasangan calon yang memperoleh suara alias menang 100 persen. Menurut Muksin, kandidat yang menang 100 persen di TPS itu yakni pasangan Ahmad Hidayat Mus dan Hasan Doa.

Ahmad Mus sendiri selain sebagai calon gubernur, dirinya juga merupakan Bupati Kepulauan Sula. Masih menurut Muksin, laporan Panwas setempat menyebutkan pencoblosan seluruh surat suara di 2 TPS itu atas perintah Kepala Desa dan dieksekusi oleh KPPS.

Sebelumnya, Ketua KPU Malut Mulyadi Tutupoho mengaku pemilihan ulang di TPS 1 Desa Bobane Halbar dilakukan hari ini bersamaan dengan pemilihan ulang di TPS RF Gamsungi, Halut. Sedangkan di TPS 1 dan 2 Desa Kawadan Kepsul, pemilihan ulang baru akan digelar Minggu (6/7/2013) besok.

Untuk di Halbar dan di Halut, Mulyadi mengaku sudah tidak ada masalah menyusul pendistribusian logistik telah dilakukan sebelumnya. Sementara di Kepulauan Sula, dipastikan logistik pemilihan ulang sudah bisa selesai pada hari ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X