Jusuf Kalla: PMI Kirim Bantuan ke Aceh

Kompas.com - 05/07/2013, 20:43 WIB
Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Jalan AH. Nasution Kota Bandung, Jumat (5/7/2013). KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaMantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Jalan AH. Nasution Kota Bandung, Jumat (5/7/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto

BANDUNG, KOMPAS.com — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, PMI telah mengirimkan berbagai macam bantuan termasuk tenaga medis untuk membantu korban gempa bumi di Aceh.

"PMI sudah mengirim bantuan seperti dokter-dokter, makanan, dan selimut karena itu kebutuhan utama," kata Kalla saat ditemui di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jumat (5/7/2013).

Kalla menambahkan, PMI saat ini tengah berkonsentrasi memberikan bantuan kepada para korban gempa bumi di Aceh dalam masa tanggap daruat yang ditetapkan selama dua minggu.

Setelah massa tanggap darurat berakhir, kata Kalla, PMI kembali memikirkan bantuan yang lebih besar. Mantan Wakil Presiden RI ini menjanjikan rehabilitasi untuk para korban yang rumahnya hancur digoyang gempa.

Dalam penyalurannya, PMI akan bekerja sama dengan pihak BNPB dan juga pemerintah daerah setempat. "Rehabilitasi berupa rumah. Tapi ini kan besar bisa. Dua atau tiga bulan ke depan," kata dia.

Selain bantuan medis, untuk menanggulangi trauma korban, PMI juga akan mengirimkan tenaga psikolog. "Namanya orang sedang stres perlu didampingi," ujar Kalla, yang belum dapat menyebutkan jumlah total rupiah untuk keseluruhan bantuan PMI. 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

    Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

    Regional
    Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

    Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

    Regional
    'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

    "Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

    Regional
    Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

    Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

    Regional
    Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

    Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

    Regional
    Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

    Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

    Regional
    Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

    Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

    Regional
    Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

    Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

    Regional
    Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

    Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

    Regional
    Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

    Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

    Regional
    Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

    Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

    Regional
    Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

    Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

    Regional
    Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

    Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

    Regional
    Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

    Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

    Regional
    Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

    Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X