Kompas.com - 05/07/2013, 19:02 WIB
1.Gerbang makam keramat Godog. Untuk menuju titik ini harus berjalan kaki melewati jalan berundak sejauh 200 meter  
2. Jalan permanen berundak sepanjang 200 meter setelah melewati gerbang makam
3. Peziarah berjalan menuju puncak kompleks makam Godog, berupa jalan tanah sepanjang 100 meter
4. Pintu makam Sunan Rochmat Suci
kompas.com / syahrul munir1.Gerbang makam keramat Godog. Untuk menuju titik ini harus berjalan kaki melewati jalan berundak sejauh 200 meter 2. Jalan permanen berundak sepanjang 200 meter setelah melewati gerbang makam 3. Peziarah berjalan menuju puncak kompleks makam Godog, berupa jalan tanah sepanjang 100 meter 4. Pintu makam Sunan Rochmat Suci
|
EditorFarid Assifa

GARUT, KOMPAS.com
 — Salah satu tradisi umat Muslim di Indonesia menjelang bulan Ramadhan adalah berziarah. Baik ziarah ke makam para keluarga maupun para wali yang dikeramatkan. Di Garut, Jawa Barat, umat Muslim ramai berziarah ke makam keramat Godog di Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan.

Di kompleks makam Godog ini terdapat tujuh makam keramat, di antaranya dan yang paling menjadi tujuan utama para peziarah adalah makam Sunan Rochmat Suci atau lebih dikenal sebagai Prabu Kian Santang.

Menurut penjaga gerbang makam keramat Godog, Qosim (55), peziarah selalu ramai terutama menjelang bulan puasa. Sebagian besar datang dari Jawa Barat, Jakarta, dan Banten.

"Di sini tidak pernah sepi orang datang, apalagi sekarang menjelang puasa, bisa ratusan orang setiap hari. Mereka datang dari jauh-jauh seperti Bandung, Banten, Tasik, Majalengka, dan Jakarta. Dari Jawa juga ada," kata Qosim, Jumat (5/7/2013) siang.

Seorang peziarah dari Majalengka, Asep Hidayat, mengaku rutin mengunjungi makam Sunan Rochmat Suci menjelang bulan puasa. Tahun ini ia datang berombongan dengan keluarga dan para tetangganya.

"Biasanya memang setiap mau puasa ke sini. Sekarang saya bawa bus kecil ada sekitar 25 orang keluarga dan warga kampung. Berziarah untuk menghormati jasa beliau telah membawa Islam di Priangan ini," kata Asep.

Seperti diketahui, baik dari penuturan lisan maupun literatur sejarah, Prabu Kian Santang merupakan salah satu dari tiga tokoh kunci penyebar agama Islam di Tatar Sunda pada akhir abad ke-15. Selain Sunan Rochmat Suci atau Prabu Kian Santang, ada Pangeran Cakrabuana dan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Ketiga tokoh tersebut konon masih satu garis keturunan Prabu Siliwangi, raja Padjadjaran.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

    Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

    Regional
    Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

    Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

    Regional
    Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

    Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

    Regional
    DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

    DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

    Regional
    Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

    Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

    Regional
    BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

    BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

    Regional
    Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

    Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

    Regional
    Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

    Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

    Regional
    Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

    Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

    Regional
    Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

    Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

    Regional
    Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

    Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

    Regional
    Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

    Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

    Regional
    Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

    Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

    Regional
    Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

    Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

    Regional
    Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

    Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.