Kompas.com - 05/07/2013, 07:58 WIB
|
EditorKistyarini
MANADO, KOMPAS.com - Alex Manopo, warga Kembang, Kota Manado memberontak dan mengancam petugas Badan Kelestarian Sumber Daya Alam (BKSDA) dengan pisau dan  bunuh diri karena tim BKSDA akan menyita koleksi satwanya, burung jenis Nuri Ternate.

Alex berteriak dan mengatai petugas hanya pilih orang dalam penyitaan. Menurutnya beberapa warga lainnya yang memilihara satwa liar juga tidak disita. Karena Alex terus berontak dan terus mengancam, petugas pun urung melakukan penyitaan dan memilih meninggalkan lokasi.

Kepala BKSDA Sulut, Ir. Sudiyono menjelaskan bahwa ada undang-undang yang melarang pemeliharaan satwa yang dilindungi tanpa izin. "Undang-undang nomor 5 tahun 1990 melarang penjualan dan pembelian satwa yang dilindungi," ujar Sudiyono, Jumat (5/7/2013).

Burung Nuri Ternate memang belum masuk daftar satwa yang dilindungi, tetapi keterancaman terhadap populasinya semakin tinggi. Nuri Ternate kini marak diperdagangkan secara ilegal.

"Kami ingin memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya perlindungan terhadap satwa yang mulai terancam tingkat populasinya," tambah Sudiyono.

Selama tiga hari, sejak tanggal 4 Juli, BKSDA Sulut bekerja sama dengan Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki menggelar operasi penyelamatan satwa untuk mendata warga yang memiliki dan memelihara satwa yang dilindungi tanpa izin.

Selain di rumah Alex, tim BKSDA juga menemukan Nuri Ternate yang dibiarkan kepanasan dan kehujanan di luar rumah yang tak berpenghuni. Petugas pun menyelamatkan satwa tersebut.

Dalam operasi tersebut, tim juga menemukan ada oknum polisi yang ikut memelihara beberapa jenis burung yang dilindungi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

Regional
Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.