Beginilah Potret Pendidikan di Kabupaten Asmat

Kompas.com - 04/07/2013, 18:13 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

TIMIKA, KOMPAS.com – “Masyarakat butuh pembangunan, pokoknya butuh segala macam. Kesehatan, pendidikan segala macam, kami butuh. Sekolah sudah dibangun dua ruangan tapi tenaga guru belum ada.”

Apa yang diungkapkan Daniel Menja, Kepala Suku Asmat Kampung Mumugu kepada rombongan WWF Asmat Trip pekan lalu, mungkin bisa menggambarkan kondisi pendidikan di daerah pedalaman Kabupaten Asmat, bahkan mungkin Papua pada umumnya.

Pembangunan gedung sekolah oleh Pemerintah Kabupaten tidak disertai dengan kehadiran tenaga pendidik, sehingga banyak gedung sekolah yang menganggur tanpa ada aktivitas belajar mengajar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Asmat, Gregorius Tuantana membenarkan kondisi ini sebagai bukti kompleksitas permasalahan pendidikan di Kabupaten Asmat.

Menurutnya Pemerintah Kabupaten Asmat sudah membangun sekolah hampir disetiap kampung, namun terkendala penyebaran tenaga pendidik yang umumnya menumpuk di ibukota distrik dan kabupaten.

Dijelaskan Tuantana, bahwa untuk pendidikan dasar di Kabupaten Asmat tidak mengalami kekurangan guru. “Dari 117 Sekolah Dasar yang tersebar di 8 Distrik, tercatat 800-an orang guru yang sebagian di antaranya guru kontrak. Masalahnya adalah penyebaran yang tidak merata,” jelasnya.

Umumnya para guru yang ditempatkan di kampung selalu berdalih tidak ada murid, karena ikut orangtua mereka ke hutan mencari makan. Namun saat ditanyakan kepada kepala kampung, menurut Tuantana, mereka justru mengeluhkan ketiadaan guru sehingga orangtua membawa anak mereka ke hutan.

“Harus diakui bahwa guru yang bersalah. Sebagai pegawai negeri harus berada di tempat karena mereka dibayar untuk itu. Justru mereka harus mendekati orangtua dan kepala kampung untuk melarang membawa anak-anak ke hutan, dan bukan guru meninggalkan kampung,” urai Tuantana.

Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Asmat mulai tahun 2013 memberikan sanksi dengan tidak memberikan gaji kepada guru yang tidak berada di tempat kerja.

Selain itu, menurut Tuantana, sebelum tahun ajaran baru, Pemerintah akan melakukan pelantikan ulang kepala sekolah dan penempatan ulang guru-guru. “Mungkin mereka (guru-red) juga jenuh karena sejak Kabupaten Merauke, sebelum pemekaran Kabupaten Asmat mereka di situ terus, tidak pernah dipindahkan. Diharapkan ini bisa memberikan penyegaran kepada mereka,” kata dia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Salah Paham, Keluarga Pasien Corona Aniaya Petugas Medis

Diduga Salah Paham, Keluarga Pasien Corona Aniaya Petugas Medis

Regional
Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Regional
Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Regional
321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

Regional
Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X