Eksekutor Cebongan Bantah Ucapkan Selamat Seusai Membunuh

Kompas.com - 04/07/2013, 15:52 WIB
TRIBUNJOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI SIDANG PERDANA. Tiga dari dua belas terdakwa prajurit Kopassus Grup II Kandang Menjangan Kartosura menjalani sidang perdana kasus penyerangan LP Cebongan di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (20/6/2013). Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut dibagi menjadi empat berkas dengan 12 terdakwa dari prajurit Kopassus Grup II Kandang Menjangan Kartosura terkait kasus penyerangan LP Cebongan yang menewaskan 4 tahanan titipan Polda DI Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Terdakwa Serda Ucok Tigor Simbolon membantah keterangan saksi Hendi Hendiana di persidangan yang mengatakan bahwa seusai mengganti magasin, pelaku eksekutor bertanya keberadaan komplotan Deky cs lainnya.

Dalam kesaksiannya di persidangan, Hendi Hendiana mengatakan, seusai mengeksekusi ketiga tahanan, pelaku lantas keluar dari ruang sel A5 untuk mengganti magasin. Pelaku kemudian kembali masuk, dan menanyakan anggota Deky cs lainnya. Tahanan yang tersisa lalu disuruh merapat. Ternyata, satu orang, yakni Gameliel Yermianto Rohi Riwu alias Ade (29), tidak ikut merapat bersama para tahanan lainnya, dan hanya di kamar mandi.

"Pelaku lantas memberondong Ade dengan tembakan," Ucap Hendi Hendiana di persidangan, Kamis (4/7/2013).

Seusai mengeksekusi keempat korban, pelaku kemudian menyampaikan kepada para tahanan lain yang ada di sel A5. "Selamat kalian sudah aman. Silakan lanjutkan hidup."


Namun pernyataan saksi itu dibantah langsung oleh Serda Ucok yang didakwa sebagai eksekutor. "Tidak ada semacam itu. Saya juga tidak bertanya mana yang satu lagi," ungkap Serda Ucok.

Terdakwa juga membantah keterangan saksi Suratno yang menyatakan bahwa saat masuk ke ruang tahanan A5, pelaku menanyakan keberadaan Deky dan Juan. Menurutnya, dia hanya menyebut nama Deky. Kendati dibantah oleh terdakwa, Suratno tetap bersikukuh pada kesaksiannya.

Dalam persidangan Kamis ini, ada lima saksi dari warga binaan yang memberikan kesaksian di depan majelis hakim. Kelimanya adalah Suratno, Hendi Hendiana, Setiawan, Arif Nugroho, dan Tego Waseso.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorFarid Assifa

    Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

    Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

    Regional
    Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

    Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

    Regional
    Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

    Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

    Regional
    LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

    LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

    Regional
    Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

    Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

    Regional
    PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

    PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

    Regional
    Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

    Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

    Regional
    Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

    Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

    Regional
    Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

    Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

    Regional
    Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

    Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

    Regional
    Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

    Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

    Regional
    KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

    KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

    Regional
    72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

    72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

    Regional
    74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

    74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

    Regional
    Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

    Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X