Kompas.com - 04/07/2013, 15:13 WIB
|
EditorFarid Assifa

AMBON, KOMPAS.com — Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Anti Korupsi berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Kamis (4/7/2013). Mereka mendesak Kejati Maluku segera menuntaskan kasus korupsi dana asuransi kesehatan DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) tahun 1999-2004 senilai Rp 5,7 miliar.

Dalam aksi itu, puluhan mahasiswa ini meminta Kejati Maluku segera menahan Wali Kota Tual MM Tamher dan wakilnya, Adam Rahayaan, serta sejumlah anggota DPRD Maluku Tenggara periode 1999-2004 yang terlibat dalam kasus korupsi tersebut. MM Tamher saat itu menjabat sebagai wakil ketua DPRD Maluku Tenggara, sedangkan Adam Rahayaan menjabat sebagai Ketua Panitia Anggaran di DPRD Maluku Tenggara.

“Kami minta kasus ini segera dituntaskan. Kejati jangan sampai 'masuk angin'. Ini tindak kejahatan yang harus segera diselesaikan,” teriak kordinator aksi Mohammad Din Jaitun Tepher dalam orasinya.

Menurut pendemo, kasus korupsi dana asuransi kesehatan ini sengaja dibiarkan berlarut-larut oleh Kejati Maluku. Buktinya, hingga saat ini para pelaku utama kasus tersebut belum juga diseret ke pengadilan.

“Kasus ini sudah berjalan 4 tahun di Kejati Maluku, namun anehnya tidak ada langkah maju proses penegakan hukum terhadap para pelaku,” ungkap pendemo lain.

Dalam aksi tersebut, puluhan mahasiswa ini juga membentangkan spanduk panjang berisi kecaman terhadap kinerja Kejati Maluku yang dinilai tidak serius dalam mengusut kasus tersebut. Pendemo juga menghadiahi ayam potong dan boneka harimau sebagai simbol atas lemahnya penegakan hukum oleh Kejati Maluku dalam memberantas sejumlah kasus korupsi.

“Silakan dipilih, kalau pilih ayam potong berarti Kejati loyo, dan kalau pilih boneka harimau ini berarti kami menilai Kejati masih punya taring untuk memberantas kasus korupsi di Maluku,” ungkap pendemo di hadapan sejumlah pejabat Kejati Maluku.

Selain itu, dalam aksi itu, pendemo juga memberi uang Rp 50.000 kepada Kejati Maluku sebagai simbol tingginya praktik suap menyuap di Kejati Maluku, khususnya dalam penanganan kasus korupsi.

Salah satu staf Kejati Maluku, Semy, berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa ke Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku.

“Yang pasti kami juga punya keinginan yang sama dengan kalian (pendemo) untuk memberantas korupsi. Nanti tuntutan kalian akan saya tindak lanjuti kepada Kajati Maluku,” kata Semy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.