Kompas.com - 04/07/2013, 13:34 WIB
Korban gempa dirawat di luar puskesmas di Kabuoaten Bener Meriah, Aceh, 2 Juli 2013. Gempa berkekuatan 6.2 SR di Aceh, menghancurkan rumah dan mengakibatkan tanah longsor. AP PHOTO / AHMAD ARISKAKorban gempa dirawat di luar puskesmas di Kabuoaten Bener Meriah, Aceh, 2 Juli 2013. Gempa berkekuatan 6.2 SR di Aceh, menghancurkan rumah dan mengakibatkan tanah longsor.
Penulis Wisnubrata
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa data sementara mencatat 30 orang meninggal dunia dalam gempa berkekuatan 6,2 skala Richter yang melanda Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (3/7/2013).

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (4/7/2013), Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, selain 30 korban tewas, tercatat 12 orang hilang, dan 275 warga lainnya terluka.

Perinciannya, di Bener Meriah 12 orang tewas dan 109 korban luka-luka, sementara di Aceh Tengah 18 orang meninggal dan 12 orang hilang, serta 166 terluka.

Korban luka-luka semuanya dirawat di rumah sakit atau puskesmas serta sebagian lainnya menjalani rawat jalan. Korban yang menderita luka serius dirujuk ke RS Banda Aceh.

Pada Rabu (3/7/2013) sekitar pukul 13.00 WIB, empat anak diterbangkan dari Bener Meriah ke RS Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.

Sutopo menjelaskan, semua korban meninggal sudah teridentifikasi, baik nama, usia, maupun alamat yang bersangkutan. Sebagian besar korban adalah anak-anak dan warga lanjut usia yang tertimpa reruntuhan bangunan.

"Penanganan darurat gempa bumi di Bener Meriah dan Aceh Tengah terus dilakukan. Fokus utama pada hari ketiga masih dilakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban, layanan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi," papar Sutopo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut catatan BNPB, di Kabupaten Bener Meriah 789 rumah rusak, dengan perincian 537  rumah mengalami rusak sedang hingga berat dan 252 unit rumah rusak ringan.

Di kabupaten tersebut, sejumlah jalan rusak akibat tertimbun tanah longsor dan delapan fasilitas umum seperti puskesmas, sekolah, masjid, serta kantor desa juga rusak.

Belum diketahui pasti jumlah warga yang mengungsi karena saat ini pihak berwenang masih mendata. Sementara itu, di Kabupaten Bener Meriah terdapat 15 titik pengungsian.

Di Kabupaten Aceh Tengah, tercatat 3.505 rumah rusak, 1.368 di antaranya rusak berat dan  2.135 lainnya rusak ringan. Sementara itu, 75 fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Seperti di Bener Meriah, terdapat 20 titik pengungsian, tetapi jumlah pengungsi masih dalam pendataan.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

    Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

    Regional
    Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

    Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

    Regional
    Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

    Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

    Regional
    11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

    11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

    Regional
    Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

    Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

    Regional
    Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

    Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

    Regional
    Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

    Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

    Regional
    Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

    Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

    Regional
    Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

    Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

    Regional
    Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

    Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

    Regional
    Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

    Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

    Regional
    Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

    Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

    Regional
    Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

    Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

    Regional
    Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

    Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

    Regional
    Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

    Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X