Kompas.com - 03/07/2013, 13:33 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAKASSAR, KOMPAS.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengawasi kasus suap penerimaan siswa Polri di Makassar. Dengan terungkapkan kasus-kasus suap dilingkup Polda Sulselbar, Kompolnas meminta agar Propam dan Irwasda segera melakukan pemeriksaan Kepala Polres Selayar terkait dugaan suap Rp 500 juta.

Salah satu komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurrahman yang dikonfirmasi, Rabu (3/7/2013) mengatakan, masalah tersebut sangat serius karena menyangkut sikap mental anggota Polri yang masih kental dengan praktik korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).

Sehingga, Kompolnas minta propam segera memeriksa, Kepala Polres Selayar, AKBP Hidayat. "Boleh saja dia membantah terima suap Rp 500 juta dari terpidana kasus suap penerimaan casis Polri, namun ada saksi-saksi yang bisa memberikan fakta dia salah atau tidak. Pengawas Internal dalam hal ini Propam dan Irwasda segera lakukan pendalaman kasus ini," kata Hamidah.

Hamidah menambahkan, permintaan penyelidikan kasus suap kepada Propam dan Irwasda harus segera dilakukan. Bila mana pengawas internal enggan melakukan pendalaman, maka Kompolnas akan mengambil klarifikasi baik terhadap kasus suap yang dilakukan casis, suap yang melibatkan pejabat Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulselbar, juga status casis penyuap tersebut.

"Kami akan menunggu hasil pemeriksaan pengawas internal agar komprehensif. Setelah itu kami akan memberikan rekomendasi terhadap anggota Polri penerima suap dan juga terhadap casis penyuap yang konon kabarnya diluluskan," tegasnya.

Sebelumnya telah diberitakan, kasus suap penerimaan calon siswa Polisi terungkap saat Bambang Sumiono tertangkap basah menerima suap senilai Rp 260 juta dari dua calon siswa yang tengah mengikuti tes di Sekolah Perpolisian Nasional (SPN) Batua, Makassar.

Selain Bambang, anggota satuan divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel juga mengamankan dua orang lainnya yakni Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Safruddin dan seorang Pengawai Negeri Sipil (PNS) bertugas di Mapolda Sulselbar, Sibo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Uang yang disita dari tangan Aiptu Safruddin senilai Rp 130 juta dan dari seorang PNS Sibo, juga senilai Rp 130 juta. Terungkapnya kasus percaloan itu, distimulasi oleh temuan petugas yang mendapati seorang peserta tes memiliki kunci jawaban.

Berangkat dari hasil temuan itu, petugas langsung melakukan pengembangan dan pada akhirnya menangkap dua polisi dan satu PNS yang bertugas di Polda Sulselbar.

Ironisnya, meski kasus suap penerimaan Polri telah bergulir di kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan, masih saja ada dugaan praktik suap menyuap untuk meringankan hukuman para terdakwa hingga Rp 500 juta.

Terbukti, berkas perkara suap penerimaan casis Polri terbilang rancu. Sebab, kedua casis tidak dijadikan tersangka maupun saksi dan tidak pernah dihadirkan dalam persidangan. Bahkan, kedua casis penyuap itu dikabarkan lulus, dan kini telah bertugas sebagai anggota Polri di jajaran Polda Sulselbar.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.