Lima Orang Tewas dalam Gempa di Aceh

Kompas.com - 02/07/2013, 20:21 WIB
Warga Banda Aceh berhamburan keluar dari rumah atau gedung setelah merasakan guncangan gempa dengan kekuatan 6,2 Skala Richter, Selasa (2/7/2013). KOMPAS.COM/RAJA UMARWarga Banda Aceh berhamburan keluar dari rumah atau gedung setelah merasakan guncangan gempa dengan kekuatan 6,2 Skala Richter, Selasa (2/7/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDA ACEH, KOMPAS.com — Lima warga dilaporkan meninggal dan 25 lainnya menderita luka berat dan ringan akibat tertimbun longsor dan tertimpa reruntuhan bangunan dalam gempa 6,2 SR yang melanda dataran tinggi Gayo, Selasa (2/7/2013) siang. Gempa berpusat di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Wakil Bupati Bener Meriah Rusli M Saleh mengatakan, jumlah tersebut merupakan data sementara. Sementara itu, petugas SAR terus melakukan evakuasi dan pemeriksaan di setiap kecamatan di Bener Meriah.

"Untuk yang luka-luka kini sudah dirawat di Rumah Sakit Umum Bener Meriah, dan kita juga fokus pada korban luka dan warga yang rumahnya rusak dan runtuh, dengan mencarikan tempat yang aman," kata Rusli, yang dihubungi via telepon, Selasa (2/7/2013) malam.

Selain korban jiwa, Rusli menyebutkan, saat ini terdata 100-an rumah warga dan fasilitas publik seperti masjid rusak berat dan ringan. "Petugas masih terus mendata, dan semoga tidak ada gempa susulan lagi," kata Rusli.

Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah juga sedang menyiapkan bantuan masa panik bagi para warga korban terdampak gempa. Daerah terparah yang mengalami kerusakan adalah Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

Kerusakan juga terjadi di Kabupaten Aceh Tengah. Lebih dari 100 rumah warga dan fasilitas publik juga rusak berat, sementara seratusan warga mengalami luka berat dan ringan yang kini sedang ditangani di RSU Datu Beru, Aceh Tengah.

Klik foto-foto ukuran besar tentang gempa Aceh di sini.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

    Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

    Regional
    Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

    Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

    Regional
    Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

    Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

    Regional
    Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

    Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

    Regional
    BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

    BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

    Regional
    Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

    Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

    Regional
    Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

    Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

    Regional
    Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

    Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

    Regional
    8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

    8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

    Regional
    Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

    Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

    Regional
    Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

    Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

    Regional
    7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

    7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

    Regional
    Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

    Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

    Regional
    22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

    22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

    Regional
    Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

    Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X