Kompas.com - 02/07/2013, 18:38 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MAGELANG, KOMPAS.com - Agus Supriyanto (20), warga asal Semarang Barat mendekam di ruang tahanan Polres Magelang Kota, sejak Kamis (20/6/2013) lalu. Agus ditangkap polisi karena kedapatan membawa obat psikotroika tanpa disertai izin.

Kepala Polres Magelang Kota, AKBP Joko Pitoyo melalui Kasubag Humas, AKP Murjito menerangkan, seharusnya obat-obat psikotropika dipakai dengan disertai resep dokter.

Namun oleh Agus, yang dikenal sebagai gelandangan itu malah diperjualbelikan. "Obat psikotropika tersebut juga ternyata dikonsumsi sendiri oleh Agus," sambung Murjito, Selasa (2/7/2013).

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 114 butir aprazolam dan 104 butir reklona yang terbungkus dalam alumuniun foil.

Menurut Murjito, penangkapan tersangka berawal berawal dari informasi warga. Semula petugas mendapatkan informasi jika tersangka sering membawa benda mencurigakan dan indikasi melakukan transaksi gelap.

Petugas menangkap tersangka ditangkap saat melakukan transaksi di depan salah satu kios di Jalan Majapahit, Kelurahan Panjang, Magelang Tengah, Kota Magelang. Dia kemudian dibekuk tanpa perlawanan.

”Dari pengakuan tersangka, dia mendapatkan pil itu dari apotek di Surakarta. Untuk satu pil, dibeli dengan harga Rp 1.800. Sedangkan untuk menjualnya, tersangka ini biasa menawarkan harga Rp 5.000 per butir. Tujuan dari pemakai obat terlarang ini sebagai obat penenang untuk mendapatkan halusinasi,” kata Murjito.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat perbuatannya itu, tersangka terancam Pasal 62 Undang-Undang RI Nomor 65 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.