Kompas.com - 01/07/2013, 17:16 WIB
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - AS alias Ua (48), seorang pria penangguran yang berpura-pura sebagai orang pintar atau dukun, kini menjadi tahanan Polrestabes Bandung. Agus ditahan polisi lantaran mencabuli dan menyetubuhi beberapa gadis di bawah umur alias ABG.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, praktik sebagai dukun palsu telah dijalani pelaku sejak tahun sejak 2011 silam.

"Pelaku tidak punya pekerjaan namun mengaku sebagai orang pintar yang bisa mengobati segala macam penyakit. Rata-rata korban wanita di bawah umur," kata Trunoyudo saat ditemui di Mapolrestabes Bandung di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (1/7/2013).

Lebih lanjut Trunoyudo menambahkan, pria yang telah memiliki anak dan istri itu sesumbar kepada calon korbannya yang kebanyakan adalah siswi sekolah menengah pertama (SMP), jika dia bisa mengobati segala macam teluh, pelet dan sihir. Korban juga juga ditakut-takuti akan terus menerus diterpa kesialan, bahkan sampai tidak bisa lulus ujian sekolah jika tidak segera 'dibersihkan'.

Sebelum memulai praktik kleniknya, kata dia, pelaku terlebih dahulu merayu korbannya dengan menanyakan kepada hal-hal yang lebih pribadi.

"Pelaku menanyakan kepada para korbannya apakah sudah punya pacar atau belum dan sudah pernah berhubungan badan atau belum. Kalau sudah, maka dia dinyatakan sudah kotor bisa dibersihkan oleh pelaku," paparnya.

Setelah mendapat pengakuan dari para gadis-gadis ABG, pelaku langsung memulai ritual 'pembersihan'.

"Badan korbannya dibersihkan. Caranya dengan memberikan jampi-jampi sambil diraba-raba bahkan kebanyakan disetubuhi," katanya.

Ditemui di tempat yang sama, Ua mengaku, aksi bejatnya itu selalu dilakukan di dua rumah kontrakannya di Jalan H Kurdi II dan Jalan Dengki, Kota Bandung. Rata-rata korban yang datang, kata Agus, ada yang meminta lulus ujian ataupun mencari jodoh.

"Korban saya suruh salat dan lain-lain. Ya, gitu aja, ada yang ingin lulus ada yang ingin punya pacar. Saya tipu saja, biar mau (bersetubuh)," ucap Agus.

Karena takut perilaku kotornya itu diketahui anak dan istri, Ua baru melancarkan aksinya tersebut jika istri dan anaknya sedang berada di luar ruma kontrakan.

"Kalau istri sama anak saya lagi pergi, baru deh, saya lakukan (mencabuli)," jelasnya.

Sementara itu, sepanjang menjalani perannya sebagai dukun palsu sejak tahun 2011 silam, baru enam korban yang berani melaporkan ke kepolisian. Ua pun terancam hukuman 15 tahun penjara karena melanggar UU perlindungan anak Nomor 23 tahun 2002 pasal 81 dan 82 KUHAP, tentang kesopanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Regional
Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Regional
Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Regional
Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.