Besok, Presiden Lantik 736 Calon Perwira TNI-Polri

Kompas.com - 01/07/2013, 17:01 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono KOMPAS/RIZA FATHONIPresiden Susilo Bambang Yudhoyono
|
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan menjadi inspektur upacara Prasetya Perwira TNI/Polri 2013 di Kampus Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro, Surabaya, Selasa (2/6/2013).

Dalam kesempatan itu, Presiden juga akan melantik 736 orang calon perwira remaja (Capaja) TNI/Polri. Komandan Jenderal Akademi TNI, Marsekal Muda TNI, Bambang Samoedro, mengatakan 285 orang diantara pada capaja itu merupakan perwira remaja Polri dan 451 sisanya dari perwira remaja TNI.

''Dari kalangan TNI, 238 orang dari lulusan Akmil TNI AD, 105 orang lulusan TNI AAL, dan 108 orang lulusan taruna AAU,'' kata Bambang, Senin.

Bambang menjelaskan, mereka dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan selama empat tahun bagi Capaja TNI dan tiga tahun bagi Capaja Polri.

Pendidikan taruna akademi TNI diawali dengan pendidikan integratif taruna tingkat-I selama setahun di Resimen Chandradimuka. Dilanjutkan dengan mengikuti pendidikan lanjutan selama tiga tahun di akademi angkatan masing-masing.

''Sedangkan untuk taruna Akpol, pendidikan selama tiga tahun seluruhnya dilakukan di Akademi Kepolisian Semarang,'' tambahnya.

Dalam acara tersebut, juga akan dilakukan pemberian penghargaan kepada lulusan taruna terbaik dari masing-masing kesatuan.

Dari Akademi Militer AD, lulusan taruna terbaik adalah Mat Sony Misturi (Bandung), Pandu Indramanto (Akademi Angkatan Laut), I Putu Satrya Kedaton (Akademi Angkatan Udara) dan Handra Wicaksana (Akpol).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Regional
Libur Panjang, Pengunjung 'Rest Area' Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Libur Panjang, Pengunjung "Rest Area" Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Regional
Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Regional
Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X