Kompas.com - 01/07/2013, 15:12 WIB
Ilustrasi uang. shutterstockIlustrasi uang.
Penulis Farid Assifa
|
EditorFarid Assifa

BENGKULU, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi Bengkulu menganggarkan dana Rp 1,2 miliar untuk tunjangan hari raya (THR) para pegawai negeri sipil (PNS) di daerah itu.

"Pembayaran THR senilai Rp 1,2 miliar sama dengan tahun-tahun sebelumnya untuk 7.000 lebih PNS," kata Asisten III Sekretaris Provinsi Bengkulu Hery Syahrial di Bengkulu, Senin (1/7/2013).
    
Ia mengatakan, dana tersebut diberikan sesuai dengan pangkat dan golongan, yakni dengan kisaran Rp 200.000 hingga Rp 350.000.
    
Menurutnya, dana tersebut untuk uang tambahan kesejahteraan bagi PNS, dan diberikan setiap tahun sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Untuk golongan I dan II sebesar Rp 350.000, sedangkan untuk golongan III sebesar Rp 250.000, dan untuk golongan IV sebesar Rp 200.000.
    
"Pembagian uang kesejahteraan PNS ini diperkirakan akan diberikan pada H-10 sebelum Idul Fitri," tambahnya.

Selain itu, saat bulan suci Ramadhan tahun ini, jam kerja bagi seluruh PNS di lingkungan Pemprov Bengkulu akan dikurangi 1,5 jam.
    
Dikatakannya, pengurangan jam kerja bagi PNS tersebut berdasarkan SK Gubernur yang telah disebarkan ke seluruh SKPD.

"Surat Keputusan Gubernur terkait pengurangan jam kerja ini sudah disebarkan ke seluruh SKPD untuk ditindaklanjuti," katanya.

Saat bulan puasa, jam masuk yang biasanya pukul 07.30 WIB menjadi pukul 08.00 WIB. Sementara itu, waktu pulang kerja yang sebelumnya pukul 16.00 WIB akan dipercepat menjadi pukul 15.00 WIB.

Salah seorang PNS di lingkungan Sekretariat Provinsi Bengkulu, Saikun, menyambut baik pemberian THR tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Uang THR ini sangat membantu terutama untuk membeli kebutuhan menjelang Lebaran," pungkasnya.

Baca tentang


    Sumber Antara

    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

    Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

    Regional
    Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

    Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

    Regional
    Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

    Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

    Regional
    Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

    Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

    Regional
    Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

    Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

    Regional
    Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

    Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

    Regional
    Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

    Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

    Regional
    Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

    Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

    Regional
    25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

    25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

    Regional
    Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

    Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

    Regional
    Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

    Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

    Regional
    Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

    Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

    Regional
    Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

    Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

    Regional
    Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

    Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

    Regional
    Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

    Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X