Kompas.com - 01/07/2013, 14:58 WIB
Pesepak bola legendaris asal Argentina, Diego Maradona menghadiri acara coaching clinic di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (29/6/2013). Dalam rangka kunjungannya ke Indonesia, pemain yang mengantar Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 ini rencananya juga akan mengunjungi Surabaya dan Makassar. TRIBUN JAKARTA/JEPRIMAPesepak bola legendaris asal Argentina, Diego Maradona menghadiri acara coaching clinic di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (29/6/2013). Dalam rangka kunjungannya ke Indonesia, pemain yang mengantar Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986 ini rencananya juga akan mengunjungi Surabaya dan Makassar.
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Pemain bola legendaris, Diego Armando Maradona, Senin (1/7/2013), dijadwalkan hadir di Surabaya. Selain menghadiri makan malam bersama penggemarnya, pemain asal Argentina itu dijadwalkan akan memberikan coaching clinic kepada murid sekolah sepak bola di Surabaya.

Menurut Ketua Panpel Surabaya, M Zein Al Hadad, Maradona berangkat dari Jakarta, Minggu (30/6/2013) kemarin pukul 21.00, tiba di Bandara Juanda sekitar Pukul 23.00, dan bermalam di Hotel JW Marriot.

''Nanti pukul 15.00 WIB dijadwalkan melakukan jumpa pers, dilanjutkan gala dinner di hotel yang sama pukul 19.00 WIB," katanya.

Selasa (2/7/2012) besok dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, mantan pelatih tim nasional Argentina itu, kata Zein, dijadwalkan mempertontonkan kebolehannya di lapangan Tugu Pahlawan, Surabaya, dalam acara ''Tango football dan coaching clinic''.

Di Surabaya, tiket gala dinner dengan Maradona dipatok Rp 5 juta per orang, sementara untuk acara coaching clinic, panitia lokal menurunkan harga tiketnya dari Rp 500.000 menjadi Rp 200.000 per orang. Adapun untuk atraksi yang bertajuk "Tango Football" menjadi Rp 100.000 per orang.

Maradona datang ke Indonesia atas undangan Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Basri) sejak Sabtu (29/6/2013). Selain Jakarta dan Surabaya, rencananya dia akan mengunjungi Medan dan Makassar. Namun, dua kota terakhir itu dibatalkannya.

Di Medan, Maradona batal hadir karena masih kelelahan. Sementara di Makassar, dia tidak ingin kedatangannya dijadikan alat kampanye politik oleh calon wali kota setempat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X