Kompas.com - 01/07/2013, 08:58 WIB
Seorang warga menunjukkan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang diterimanya di Kantor Pos Pembantu, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (27/6/2013).   SERAMBI/BUDI FATRIA Seorang warga menunjukkan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang diterimanya di Kantor Pos Pembantu, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (27/6/2013).
|
EditorKistyarini

MAGELANG, KOMPAS.com — Sebagian warga di Magelang mengeluhkan minimnya sosialisasi terkait jadwal pendistribusian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) oleh pemerintah setempat. Hal itu mengakibatkan banyak warga yang tidak tahu kapan pengambilan bantuan tunai itu.

Noto Iskandar, seorang penerima BLSM, mengatakan, dia hanya diberi tahu hari pengambilan BLSM, tetapi tidak ada pemberitahuan soal jam. Noto mengatakan dia mengambil BLSM di Kantor Pos Magelang Cabang Kota Mungkid.

Saat hari pertama pengambilan, Minggu (30/6/2013) kemarin, dia mengaku sudah datang sejak pukul 08.00 WIB dan langsung mengantre. Namun ketika sampai loket, dia ditolak petugas karena jam pengambilan untuk desanya adalah pukul 12.00 WIB.

"Saya berharap agar ke depannya informasi serta sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah bisa lebih jelas sehingga tidak ada lagi warga yang bingung," ujar Noto, Senin (1/7/2013).
 
Pembagian di kantor pos tersebut merupakan yang pertama kali di Magelang dan dijadikan pilot project bagi distribusi BLSM di seluruh Kabupaten Magelang.

"Meski baru pertama kali, tapi tidak ada kendala berarti, karena sebelumnya warga juga pernah menerima bantuan serupa seperti BLT dan raskin," kata Kepala Kantor Pos Cabang Kota Mungkid, Achmad Saechudin.

Dia menambahkan, pada hari pertama kemarin, pihaknya melayani 502 dari 1.707 penerima dengan nominal BLSM sebesar Rp 300.000 per orang untuk dua bulan. "Total nominal yang disalurkan pada hari pertama sebesar Rp 13.800.000," terangnya.

BLSM sendiri akan diberikan bagi warga miskin di tujuh desa di Kecamatan Mungkid selama empat bulan sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menghindari antrean panjang, pihaknya membagi penyaluran. Untuk warga Kecamatan Mungkid bagian barat dilayani di kantor pos setempat, sedangkan untuk desa lain di Kecamatan Mungkid dilayani di Kantor Pos cabang Blabak.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.