Deteksi Dinamit Hilang, Polisi "Sweeping" Perbatasan Surabaya

Kompas.com - 29/06/2013, 16:01 WIB
Dinamit. ShutterstockDinamit.
|
EditorHindra Liauw
SURABAYA, KOMPAS.com — Tim gabungan Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya melakukan sweeping terhadap pengendara di perbatasan Surabaya-Sidoarjo, tepatnya di kawasan Bundaran Waru, Sabtu (29/6/2013). Sweeping dilakukan untuk mendeteksi hilangnya 250 dinamit di Bogor pada Kamis (27/6/2013).

Menurut Kabid Humas Polda Jatim AKBP Awi Setiyono, selain bertujuan melacak keberadaan dinamit yang hilang, sweeping tersebut juga terkait Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) menjelang Ramadhan 2013.

''Operasi ini digelar Polda Jatim bersama seluruh jajaran polres di 38 kabupaten/kota,'' terangnya.

Operasi Cipkon ini melibatkan puluhan personel dan unit anjing pelacak untuk mendeteksi senjata tajam, senjata api, bahan peledak, serta barang-barang lain yang berbahaya. ''Belum ada laporan ditemukannya barang berbahaya di wilayah Jatim,'' jelasnya.

Seperti diwartakan, empat truk pembawa dinamit berangkat dari gudang bahan peledak PT MNK Subang, Rabu (26/6/2013). Dinamit hendak dikirimkan ke lokasi tambang PT Batusarana Persada di Desa Rengas Jajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Empat truk pengangkut bahan peledak lainnya, yakni 30.000 kilogram amonium nitrat, 4.000 unit detonator listrik, dan lainnya. Kemudian, pada Kamis, dua dus seberat 50 kilogram berisi 250 dinamit itu diketahui hilang setelah tiba di Bogor.

Polisi tengah memeriksa 12 saksi terkait hilangnya bahan peledak berbahaya itu. Sementara itu, tim khusus dari Detasemen 88 Polri sudah bergerak menelusuri lokasi hilangnya dinamit yang dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh pihak tertentu itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X