Camat di Wajo Menolak BLSM

Kompas.com - 28/06/2013, 20:27 WIB
|
EditorFarid Assifa
WAJO, KOMPAS.com - Camat di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan menolak penyaluran dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Selain karena salah sasaran, penyaluran ini juga khawatir dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada September mendatang.

Akibat penolakan tersebut, penyaluran dana kompensasi atas kenaikan harga BBM ini terpaksa harus.

"Kami bukannya menolak, tapi untuk sementara ini kami tunda dulu penyeluran sampai selesai Pilkada, karena nanti banyak yang memanfaatkan, dan juga kami harus verifikasi lagi karena banyak yang tidak tepat sasaran," ungkap Andi Sudarmin, Camat Pitumpanua, Jumat, (28/06/2013).

Sementara pihak PT Pos yang dikonfirmasi terkait penolakan ini menyatakan, semestinya camat setempat mendukung penyaluran dana BLSM.

"Kami meminta kepada para camat dan bawahannya agar segera membantu kami menyediakan tempat pembagian kartu, dan untuk penyalurannya nanti pihak PT Pos yang memberikan langsung kepada seluruh penerima BLSM," pinta Jumadi, Kepala PT POS Cabang Sengkang, Kabupaten Wajo.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

    Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

    Regional
    Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

    Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

    Regional
    Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

    Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

    Regional
    Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

    Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

    Regional
    Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

    Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

    Regional
    Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

    Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

    Regional
    Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

    Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

    Regional
    Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

    Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

    Regional
    New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

    New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

    Regional
    Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

    Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

    Regional
    Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

    Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

    Regional
    Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

    Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

    Regional
    Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

    Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

    Regional
    Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

    Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

    Regional
    Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

    Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X