Selain BLSM, Warga di Magelang Dapat Tambahan Raskin

Kompas.com - 28/06/2013, 18:19 WIB
Warga berunjuk rasa menuntut pengawasan penyaluran bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (23/6/2013). Pengunjuk rasa menilai BLSM yang disalurkan selama empat bulan tersebut rawan diselewengkan dan dikorupsi dan jadi konsumsi politik. Warta Kota/Henry LopulalanWarga berunjuk rasa menuntut pengawasan penyaluran bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (23/6/2013). Pengunjuk rasa menilai BLSM yang disalurkan selama empat bulan tersebut rawan diselewengkan dan dikorupsi dan jadi konsumsi politik.
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com – Selain bantuan langsung sementara masyarakat ( BLSM), pemerintah juga memberikan beras rakyat miskin ( raskin) kepada warga miskin. Dalam setahun ke depan distribusi raskin menjadi 15 kali dari biasanya 12 kali.

Epi Sulandari, Kepala Sub Divre V Perum Bulog Kedu menjelaskan, penambahan itu sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan tersebut berdasarkan surat Menko Kesra dan surat Gubernur Jateng kepada bupati/wali kota setempat.

"Penambahan raskin ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan panga," ujar Epi, Jumat (28/6/2013).

Epi menyebutkan, realisasi distribusi raskin ke-13 telah dilaksanakan pada bulan ini. Sedangkan raskin ke-14 dan ke-15 masing-masing akan didistribusikan Juli dan September mendatang.


"Meski ada tambahan, namun biaya penebusan masyarakat tetap Rp 1.600 per kilogram. Sementara, jumlah subsidi pemerintah yang diberikan sekitar Rp 5.000," jelas Epi.

Menurutnya, beras yang digunakan untuk raskin berasal dari petani dan mitra sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.600. Begitu juga dengan kualitas, kata Epi, masih sama yaitu beras medium.

Terkait stok beras, saat ini gudang 501 Mertoyudan sebagai gudang di area Kedu sudah menyimpan 40.000 ton lebih. Cadangan itu dipastikan cukup hingga awal tahun 2014 mendatang.

Sementara itu, Kasi Ekspor-Impor dan Perlindungan Konsumen Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Magelang, Ismail menyambut baik rencana penambahan raskin tersebut. Sebab, dalam momen kenaikan harga BBM jelas berdampak terhadap kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama yang memerlukan proses distribusi.

”Sangat bagus untuk mengurangi beban rumah tangga miskin karena kenaikan BBM ini. Meski kenaikan harga di pasaran (beras) juga tidak terlalu signifikan, namun diharapkan penambahan raskin ini dapat menstabilkan permintaan dan harga beras di pasaran,” tandasnya.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polisi Selidiki Penyebab Tumbangnya Tower Telekomunikasi yang Tewaskan 3 Pekerja di Langkat

    Polisi Selidiki Penyebab Tumbangnya Tower Telekomunikasi yang Tewaskan 3 Pekerja di Langkat

    Regional
    Jalan Penghubung Kendal-Temanggung Longsor, Buka Tutup Jalur Diberlakukan

    Jalan Penghubung Kendal-Temanggung Longsor, Buka Tutup Jalur Diberlakukan

    Regional
    Polisi Masih Kesulitan Ungkap Penyebab Kematian Siswi SMP di Tasikmalaya

    Polisi Masih Kesulitan Ungkap Penyebab Kematian Siswi SMP di Tasikmalaya

    Regional
    Menyeberang di Jalan Tol, Siswa SMP di Makassar Tewas Tertabrak Innova

    Menyeberang di Jalan Tol, Siswa SMP di Makassar Tewas Tertabrak Innova

    Regional
    5 Siswa Ditemukan Tewas dalam Susur Sungai di Sleman

    5 Siswa Ditemukan Tewas dalam Susur Sungai di Sleman

    Regional
    UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

    UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

    Regional
    Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

    Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

    Regional
    Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

    Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

    Regional
    Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

    Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

    Regional
    Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

    Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

    Regional
    9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

    9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

    Regional
    Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

    Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

    Regional
    Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

    Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

    Regional
    Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

    Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

    Regional
    Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

    Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X