Kompas.com - 27/06/2013, 20:29 WIB
|
EditorFarid Assifa
SUMENEP, KOMPAS.com - Abuhari (35), warga Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, diringkus aparat Polres Sumenem karena terpergok memeras kepala Desa Karduluk, Kecamatan Bluto, Sumenep. Tersangka diciduk setelah menerima uang dari korbannya, Kamis (27/6/2013).

Kepala Bagian Operasional Polres Sumenep Komisaris Polisi Edy Purwanto menjelaskan, pelaku pemerasan Kades Karduluk Zainul Iksan merupakan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bongkar di Pamekasan. Dari tangan tersangka, polisi menemukan uang Rp 5 juta dari hasil memeras Kades Karduluk. Tersangka langsung diamankan ke Mapolres Sumenep untuk dimintai keterangan.

Edy menjelaskan, awalnya tersangka mendatangi rumah Junaidi, Kades Rombasan, Kecamatan Pragaan. Tersangka mengatakan kalau di Desa Rombasan dan beberapa desa lainnya terdapat penyelewengan beras untuk masyarakat miskin. Namun karena di Pragaan ada Asosiasi Kepala Desa (AKD), maka Kades Rombasan meminta agar pelaku mendatangi Zainul Iksan selaku ketua AKD.

"Di rumah Zainul Iksan, tersangka membeberkan ada bukti pelanggaran raskin di dalam map yang dibawa pelaku. Namun map tersebut tidak dibukanya. Tersangka hanya menawarkan solusi agar pelanggaran tersebut berujung damai dan tidak dilanjutkan ke proses hukum," terang Edy.

Bentuk tawaran perdamaian yang diminta tersangka berupa uang Rp 30 juta. Namun uang sebesar itu tidak mampu dibayar Zainul. Keduanya kemudian sepakat uang "damai" di angka Rp 15 juta. Namun uang tersebut tidak diserahkan langsung di rumah Zainul. Keduanya janjian bertemu di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Desa Sentol, Kecamatan Pragaan.

"Sebelum menyerahkan uangnya, Zainul sudah menyampaikan kepada polisi jika dirinya diperas LSM. Pada saat uang diserahkan kepada tersangka sebesar Rp 5 juta, maka polisi yang sudah melakukan pengintaian langsung menangkap tersangka," jelas Edy.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 368 sub pasal 369 KUHP tentang Pemerasan dan Pengancaman dengan ancaman 9 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X