Kompas.com - 27/06/2013, 08:19 WIB
Pengendara sepeda motor melintas diantara pekatnya asap akibat kebakaran lahan di jalan Riau Ujung Pekanbaru, Rabu (19/6/2013). Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Riau menyebabkan kebakaran lahan yang terjadi sulit untuk dipadamkan sehingga menyebabkan kabut asap menyelimuti sebagian kawasan pulau Sumatera hingga ke negara Singapura. TRIBUN PEKANBARU/MELVINAS PRIANANDAPengendara sepeda motor melintas diantara pekatnya asap akibat kebakaran lahan di jalan Riau Ujung Pekanbaru, Rabu (19/6/2013). Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Riau menyebabkan kebakaran lahan yang terjadi sulit untuk dipadamkan sehingga menyebabkan kabut asap menyelimuti sebagian kawasan pulau Sumatera hingga ke negara Singapura.
EditorKistyarini

JAMBI, KOMPAS.com - Satuan Polisi Reaksi Cepat dan Kepolisian Daerah Jambi belum dapat menangkap satu pun pelaku pembakar lahan meski titik api tersebar di banyak lokasi. Alasannya, orang-orang yang berada di lokasi api tidak mengaku sebagai pemilik lahan.

”Sulit menangkap pelaku. Hanya sedikit orang yang bisa kami temui di lokasi kebakaran,” ujar Komandan Satuan Polisi Reaksi Cepat Jambi Tri Siswo, Rabu (26/6/2013).

Tri Siswo mengaku sudah berupaya turun ke lokasi untuk menelusuri pelaku pembakar lahan. Namun, belum ada pelaku yang tertangkap tangan. Sejumlah warga yang ditemui di lokasi umumnya mengaku tidak mengetahui pemilik lahan.

Hal sama dikatakan Kepala Polda Jambi Brigjen (Pol) Satriya Hari. Saat ini belum ada pelaku pembakaran yang jadi tersangka.

Sesuai data Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, 30 titik panas pada Rabu tersebar antara lain di kawasan hutan tanaman industri, hutan produksi, dan lahan masyarakat. Dua titik kebakaran lahan juga terpantau di hutan gambut Taman Nasional Berbak. Sepanjang Juni ini, sudah 201 titik panas di Jambi yang terpantau Satelit NOAA.

Riau merupakan daerah terparah di Sumatera yang mengalami kebakaran lahan dan hutan selama Juni. Berdasarkan Satelit NOAA 18, terdapat 1.441 titik panas (hampir 75 persen) yang terpantau di wilayah Riau dari total 2.112 titik panas di Sumatera.

”Kali ini Riau memang sangat mendominasi dalam kebakaran lahan dan hutan di Sumatera. Empat provinsi lain, Jambi, Sumut, Sumsel dan Sumbar, hanya berkisar di angka 100-an titik api. Total titik api di Sumatera 671 titik,” ujar Staf Analisis BMKG Pekanbaru, Warih Budi Lestari.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Riau Kasiarudin mengungkapkan, kebakaran yang melanda Tanjung Leban dan Sepahat, Kabupaten Bengkalis (berbatasan dengan Dumai), sudah mereda.

Komandan Satuan Tugas Pemadaman Kebakaran Lahan Riau Brigjen Teguh Rahardjo menuturkan, pemadaman di lahan gambut memang tak mudah. Tim harus menyemprotkan air sampai ke bawah permukaan lahan.

Menurut Kepala Humas PT Arara Abadi Sinarmas Forestry Nurul Huda, pihaknya sudah meminjamkan 199 pompa dan 13 mobil pemadam. Delapan tongkang air dan dua helikopter juga dikerahkan.

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan, pemerintah menyiagakan berbagai fasilitas kesehatan di provinsi-provinsi yang dilanda asap.

Kabut asap dari Indonesia dilaporkan mulai memakan korban jiwa di Malaysia.

Surat kabar The Sun memberitakan, seorang warga kota Muar, Johor Baru, Li Cai Ling (51), tewas setelah penyakit asma yang diderita kumat. (ITA/SAH/RAZ/ATO/WHY/AFP/DWA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

    Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

    Regional
    Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

    Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

    Regional
    Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

    Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

    Regional
    DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

    DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

    Regional
    Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

    Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

    Regional
    BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

    BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

    Regional
    Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

    Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

    Regional
    Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

    Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

    Regional
    Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

    Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

    Regional
    Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

    Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

    Regional
    Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

    Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

    Regional
    Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

    Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

    Regional
    Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

    Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

    Regional
    Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

    Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

    Regional
    Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

    Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.