Ahmad Heryawan Geli Disebut Terima Dana Fathanah

Kompas.com - 26/06/2013, 14:12 WIB
Calon gubernur Ahmad Heryawan bersama calon wakil gubernur pasangannya Deddy Mizwar menggelar konferensi pers di Selaras Guest House Jalan Taman Cibeunying Selatan, Bandung, Jawa Barat, setelah memenangkan perolehan suara yang ditetapkan KPU Provinsi Jabar dalam Pilkada Jabar 2013, Minggu (3/3/2013). Aher-Deddy meraih suara sebanyak 6.515.313 dari total 20.115.423 surat suara yang masuk baik yang sah maupun tidak sah. Pasangan Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki menempati urutan kedua dengan total perolehan 5.714.997 suara.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOCalon gubernur Ahmad Heryawan bersama calon wakil gubernur pasangannya Deddy Mizwar menggelar konferensi pers di Selaras Guest House Jalan Taman Cibeunying Selatan, Bandung, Jawa Barat, setelah memenangkan perolehan suara yang ditetapkan KPU Provinsi Jabar dalam Pilkada Jabar 2013, Minggu (3/3/2013). Aher-Deddy meraih suara sebanyak 6.515.313 dari total 20.115.423 surat suara yang masuk baik yang sah maupun tidak sah. Pasangan Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki menempati urutan kedua dengan total perolehan 5.714.997 suara.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengaku geli dan ingin tertawa ketika namanya disebut oleh Ahmad Fathanah sebagai salah satu penerima suap pengurusan impor daging sapi sebesar Rp 450 juta yang diperuntukkan untuk dana kampanye.

"Saya jadi geli, mau ketawa gitu," kata Aher di Gedung Sate Kota Bandung, Rabu (26/6/2013).

Aher mengatakan, apa yang diucapkan oleh Fathanah merupakan kebohongan besar. "Itu kebohongan yang luar biasa," akunya.

Lebih baik, lanjut Aher menambahkan, untuk mengetahui kebenaran kabar tersebut, ia meminta kepada pihak yang berwenang untuk menelusuri lebih lanjut ucapan Fathanah itu.

"Supaya kelihatan benar tidaknya, telusuri saja pada yang bersangkutan. Tanya saja kepada yang bersangkutan. Dalam pikiran saya, kalau terima duit jangan nyebut-nyebut nama orang," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan disebut menerima suap Rp 450 juta dari Ahmad Fathanah terkait pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Fathanah menerima cek tersebut pada 11 Juli 2012 dari Yudi Setiawan.

Hal itu terungkap dari dakwaan Fathanah dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi dan tindak pidana pencucian uang yang dibacakan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (24/6/2013).

"Terdakwa menerima cek Rp 450 juta dari Yudi Setiawan di rumah makan Arab, Alayerajes, Jakarta Pusat, untuk keperluan pencalonan Ahmad Heryawan pada Pilkada Gubernur Jawa Barat," ucap Jaksa Afni Carolina.

Heryawan merupakan kader PKS yang memenangi Pemilihan Gubernur Jawa Barat bersama pasangannya Deddy Mizwar.


Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

    Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

    Regional
    Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

    Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

    Regional
    Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

    Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

    Regional
    Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

    Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

    Regional
    Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

    Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

    Regional
    Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

    Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

    Regional
    Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

    Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

    Regional
    Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

    Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

    Regional
    Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

    Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

    Regional
    Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

    Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

    Regional
    Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

    Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

    Regional
    Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

    Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

    Regional
    Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

    Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

    Regional
    Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

    Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

    Regional
    60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

    60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X