Ketua KPU Jatim: Suap, Isu Biasa dalam Suksesi Pilkada

Kompas.com - 26/06/2013, 13:02 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Ketua KPU Jawa Timur Andry Dewanto Ahmad membantah dirinya menerima suap Rp 3 miliar. Menurutnya, tudingan itu hanyalah isu yang biasa muncul dalam setiap suksesi pemilihan kepala daerah di mana  pun.

Meski begitu, dia menganggap tudingan itu adalah pencemaran terhadap nama baiknya.

"Saya tidak berniat menggugat, saya masih fokus ke pekerjaan pilgub, nanti ada waktunya saya jelaskan ke publik," ujarnya dikonfirmasi, Rabu (26/6/2013).

Andry justru berkelakar, nilai suap sebesar itu masih terbilang sedikit dibanding dana yang dikelolanya untuk Pilgub Jatim sebesar Rp 500 miliar.

"Minimal 5 miliar lah, kan anggota KPU ada lima orang," kelakarnya.

Secara terpisah, Ketua Umum PK Denny M Cilah juga membantah dirinya memberi suap kepada ketua KPU Jatim.

"Tidak ada rekaman itu, apalagi isu suap senilai Rp 3 miliar," ujarnya singkat.

Seperti diberitakan, Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Ahmad dituding menerima suap Rp 3 miliar dari salah satu pasangan calon untuk menuntaskan polemik dukungan ganda Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) dan Partai Kedaulatan (PK).

Tudingan itu berdasarkan rekaman pembicaraan antara Ketua Umum PK Denny M Cilah dan Sekjen PK Restianrick Bachsjirun yang diungkap oleh komisioner KPU Jatim sendiri, Agus Mahfudz Fauzi.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

    Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

    Regional
    Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

    Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

    Regional
    Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

    Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

    Regional
    Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

    Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

    Regional
    Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

    Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

    Regional
    Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

    Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

    Regional
    5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

    5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

    Regional
    Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

    Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

    Regional
    Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

    Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

    Regional
    Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

    Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

    Regional
    'Rapid Test', 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

    "Rapid Test", 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

    Regional
    Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

    Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

    Regional
    RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

    RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

    Regional
    Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

    Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

    Regional
    9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

    9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X