Sipir Lapas Tanjung Gusta Tertangkap Miliki Sabu - Kompas.com

Sipir Lapas Tanjung Gusta Tertangkap Miliki Sabu

Kompas.com - 25/06/2013, 18:48 WIB
MEDAN, KOMPAS.com — Seorang sipir Lembaga Pemasyarakatan Klas II Tanjung Gusta Medan ditangkap Petugas Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara saat mengungkap peredaran narkoba di Lapas ini.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sipir tersebut berinisial S dan tertangkap tangan dengan barang bukti sabu seberat 10 gram. Dia diamankan polisi saat hendak keluar dari Lapas, Senin (24/6/2013) kemarin.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Toga Habinsaran Panjaitan mengatakan, pelaku ditangkap di luar Lapas. "Pelaku mengaku sabu-sabu itu dititipkan salah seorang tahanan. Dia beralasan tidak mengetahui kalau barang itu adalah sabu-sabu," ujar Toga.

Di hadapan penyidik, pelaku mengaku mendapat upah sebesar Rp 500.000. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Dit Res Narkoba Polda Sumut untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut.


Atas penangkapan ini, Toga mengaku polisi akan memantau Lapas Tanjung Gusta sebulan ke depan. "Kita ingin mengetahui dari mana pelaku mendapat sabu-sabu itu. Penyidik akan terus mengembangkan tidak hanya dari pelaku, kita juga ingin mengetahui siapa yang bermain dalam peredaran narkoba di dalam Lapas ini," tegas Toga.

EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X