Kompas.com - 25/06/2013, 18:35 WIB
Warga masyarakat serta beberapa anggota ormas menyaksikan jalannya sidang kasus penyerangan Lapas Cebongan, yang menghadirkan 12 anggota Kopassus Kandang Menjangan sebagai terdakwa, di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis 920/6/2013). KOMPAS.COM/Y WIJAYA KUSUMAWarga masyarakat serta beberapa anggota ormas menyaksikan jalannya sidang kasus penyerangan Lapas Cebongan, yang menghadirkan 12 anggota Kopassus Kandang Menjangan sebagai terdakwa, di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis 920/6/2013).
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut, aksi penolakan telekonferensi oleh sekelompok masyarakat merupakan bentuk intervensi terhadap proses peradilan kasus penyerangan Lapas Cebongan.

Penanggungjawab Divisi Pemenuhan Hak Saksi dan Korban LPSK Irjen (Purn) Teguh Soedarsono mengatakan, pada Senin (24/6/2013) pihaknya menerima surat dari beberapa kelompok masyarakat Yogya yang berisi penolakan adanya telekonferensi di persidangan kasus Cebongan.

"Tembusannya di surat itu Komandan Korem 072 Pamungkas, Gubernur DIY dan Kapolda DIY," terangnya, Selasa (25/6/2013).

Padahal, lanjut Teguh, Mahkamah Agung RI yang merupakan induk dan pembina dari subsistem peradilan militer, maupun pihak Kepala Pengadilan Militer (Dilmil) II-11 telah memberikan izin untuk penyelenggaraan telekonferensi.

Teguh mengungkapkan apa yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat dengan menolak telekonferensi sudah menjadi bukti adanya intervensi.

"Penolakan baik melalui surat maupun aksi demo di setiap persidangan sudah menjadi indikasi terjadinya intervensi," tandasnya.

Menurutnya, intervensi merupakan tindakan pelanggaran sebagaimana diatur Pasal 37, 38, dan 40 jo pasal 9 jo pasal 5 ayat (1) jo pasal 43 UU no 13/2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelompok masyarakat dimaksud antara lain Paksi Katon, Sekretariat Bersama Keistimewaan DIY, Gerakan Pemuda Anshor, Laskar Srikandi Mataram, dan Jogja Wallnation.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

    Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

    Regional
    Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

    Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

    Regional
    Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

    Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

    Regional
    Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

    Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

    Regional
    Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

    Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

    Regional
    Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

    Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

    Regional
    UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

    UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

    Regional
    Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

    Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

    Regional
    Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

    Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

    Regional
    Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

    Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

    Regional
    Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

    Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

    Regional
    Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

    Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

    Regional
    Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

    Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

    Regional
    BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

    BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

    Regional
    Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

    Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X