Kompas.com - 25/06/2013, 14:33 WIB
|
EditorFarid Assifa
SEMARANG, KOMPAS.com — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Jawa Tengah menangani 15 kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM). Kasus tersebut diungkap di berbagai daerah, seperti Semarang, Tegal, Batang, Demak, dan sejumlah daerah lain di Jawa Tengah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Pol Mas Guntur Laupe mengatakan, kasus tersebut sudah mulai diungkap sejak Februari 2013. Menjelang adanya kenaikan harga BBM, setidaknya terdapat empat perkara yang diungkap.

"Terdapat 11 perkara yang sudah dilimpahkan. Operasi memang dilakukan serentak di Indonesia, tetapi sebelumnya petugas kami terus bergerak di lapangan," katanya dalam gelar perkara, Selasa (25/6/2013).

Ia mengatakan, dari sejumlah perkara tersebut, tiga di antaranya ditangkap langsung oleh PT Pertamina kemudian diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah. Terdapat 76.000 liter BBM jenis solar dan sejumlah kendaraan pengangkut yang diamankan. Selain itu, terdapat 32 tersangka dalam kasus tersebut. Empat SPBU juga diperiksa karena ada oknum petugas SPBU yang diduga terlibat.

"Kalau untuk sanksi ke SPBU itu nanti dari Pertamina, sementara belum ada tersangka dari SPBU," ujarnya.

Modus yang digunakan pelaku ialah sebagian besar memakai truk modifikasi sehingga bisa menampung BBM lebih banyak.

"Pengisian seolah wajar, namun setelah BBM diisikan ke tangki asli truk tersebut, BBM akan ditampung pada bak truk yang sudah disiapkan. Jadi, begitu terus ke beberapa SPBU," tambahnya.

Selain itu, polisi juga mengungkap truk tangki yang mengangkut solar tidak sesuai peruntukannya. Solar bersubsidi dijual ke perusahaan. Dua truk tangki ditangkap saat akan masuk ke sebuah perusahaan di Jalan Raya Mangkang, Semarang, beberapa waktu lalu.

Sebanyak 16 ton solar diamankan. Solar diduga merupakan BBM bersubsidi yang justru dipasok ke perusahaan sehingga BBM dibuat seolah legal, tetapi ternyata diketahui tidak bersegel. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Terkait dengan adanya aparat kepolisian yang terlibat, ia mengatakan belum ada kasus yang melibatkan aparat. Namun begitu, jika memang ada bukti, ia mengatakan akan menindak tegas sesuai aturan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.