Kompas.com - 25/06/2013, 13:54 WIB
Guru saat berdialog dengan rektor Unsyiah, di Kampus Unsyiah, Aceh, Selasa (25/6/2013). Kompas.com/ Raja UmarGuru saat berdialog dengan rektor Unsyiah, di Kampus Unsyiah, Aceh, Selasa (25/6/2013).
|
EditorFarid Assifa
BANDA ACEH, KOMPAS.com — Puluhan guru dari 32 kabupaten/kota di Provinsi Aceh menuntut Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) memberikan sertifikasi kepada 1.500 guru peserta Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG). Sebab, Unsyiah adalah penyelanggara PLPG bagi para guru yang tak lolos ujian sertifikasi pada periode 2011/2012.

Tuntutan tersebut disampaikan guru yang tergabung dalam Asosiasi Guru Nanggroe Aceh Darussalam (Asgunad) di Gedung Biro Rektor Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (25/6/2013).

"Kami menuntut pihak Unsyiah untuk memberikan sertifikasi kepada 1.500 orang guru yang sudah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG) yang diselanggarakan oleh Unsyiah pada tahun 2011 dan 2012 lalu, karena guru yang belum mendapatkan sertifikasi itu rata-rata mereka sudah mengabdi menjadi tenaga pendidik hampir lebih 40 tahun," beber Cut Aslimah Hamid, koordinator aksi kepada Kompas.com, Selasa.

Cut Aslimah menambahkan, peserta yang sudah mengikuti PLPG pada tahun 2011 dan 2012 tidak perlu dites lagi untuk mendapatkan sertifikasi karena menurutnya ujian tersebut bukan suatu keharusan. Menurutnya, Unsyiah selaku penyelenggara ujian sertifikasi guru harus memberikan kuota sesuai yang diberikan pemerintah pusat.

Menanggapi tuntutan para guru, Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal mengatakan, pihaknya tidak punya wewenang untuk menentukan jumlah kuota sertifikasi bagi guru. Sebab, Unsyiah dalam hal ini hanya sebagai penyelenggara ujian Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG).

“Kalau mau tuntut, guru tidak perlu mengikuti PLPG untuk langsung bisa mendapatkan sertifikasi, seharusnya mereka menuntut kepada Gubernur Aceh langsung, atau ke dinas terkait," katanya.

Namun demikian, Samsul berjanji akan mengirimkan surat permohonan kepada Kemendiknas agar memberikan sertifikasi bagi 1.500 guru di Aceh. Setelah berdialog dengan Rektor Unsyiah selama dua jam, para guru kemudian membubarkan diri.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.