Kompas.com - 25/06/2013, 12:19 WIB
|
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) bersama PT Liga Indonesia telah menetapkan tanggal pertandingan ulang antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Dari hasil kesepakatan, laga tersebut akan digelar setelah hari raya Idul Fitri atau tepatnya pada tanggal 28 Agustus 2013.

"Sudah sepakat tanggalnya dipastikan setelah bulan suci Ramadhan yaitu 28 Agustus 2013," kata Roy di sela kunjungan ke Universitas Pendidikan Indonesia, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/6/2013).

Alasannya, kata Roy menambahkan, karena kedua pihak baik PT Liga dan Menpora perlu mendapatkan kejelasan dari pihak kepolisian terkait kasus pelemparan dan perusakan bus Persib Bandung di Jakarta pada Sabtu (22/6/2013) lalu.

Ia pun mengaku telah meminta kepada PSSI dan PT Liga Indonesia untuk tidak langsung memberikan hukuman kepada salah satu tim sebelum ada kejelasan dari pihak kepolisian.

"PSSI jangan ambil langkah terburu-buru. Kalau secara teknis, Persib bisa kalah karena tidak hadir, itu kenyataan di lapangan. Tapi tidak hadirnya itu kan karena suatu hal. Itu adalah force majeur tidak bisa dihindari," paparnya.

"Tidak bisa juga mengambil kesimpulan itu adalah Jakmania dan berhubungan dengan Persija, dan Persija harus kena sanksi, jangan dulu," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, satu bus yang mengangkut rombongan pemain dan ofisial tim Persib Bandung dilempari batu oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Gatot Subroto menuju Semanggi pada Sabtu siang.

Pelemparan dilakukan tak lama setelah bus meninggalkan Hotel Kartika Chandra, tempat tim Persib Bandung menginap, dan bersiap menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menjalani lanjutan pertandingan ISL melawan Persija Jakarta.

Akibat dilempari batu, bus dengan nomor polisi D 1405 H itu mengalami rusak dan kaca retak. Rombongan tim Persib Bandung akhirnya mengurungkan niat bertanding dan kembali ke Bandung.

Malam harinya, sejumlah kawasan di Kota Bandung seperti di Braga, Pasteur, Dago, dan Riau terjadi sweeping dan perusakan terhadap kendaraan bernomor polisi asal Jakarta (B) oleh sekelompok orang. Diduga kuat peristiwa tersebut merupakan aksi balasan dan terkait erat dengan kasus perusakan bus Persib Bandung di Jakarta pada Sabtu siang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

    Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

    Regional
    Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

    Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

    Regional
    Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

    Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

    Regional
    Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

    Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

    Regional
    Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

    Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

    Regional
    Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

    Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

    Regional
    Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

    Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

    Regional
    Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

    Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

    Regional
    Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

    Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

    Regional
    Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    Regional
    Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

    Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

    Regional
    Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

    Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

    Regional
    Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

    Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

    Regional
    Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

    Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

    Regional
    Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

    Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.