Kompas.com - 24/06/2013, 18:57 WIB
|
EditorFarid Assifa
KENDARI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Kendari resmi menaikkan tarif angkutan umum dalam kota sebesar 50 persen, dua hari pasca-pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah pusat.

Penetapan tarif angkutan umum yang baru ini diputuskan dalam rapat Pemerintah Kota Kendari dengan perwakilan sopir angkutan kota dan organisasi angkutan darat (Organda) yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari Musadar Mappasomba, Senin (24/6/2013).
 
Dari hasil rapat itu disepakati bahwa kenaikan tarif angkutan kota untuk penumpang umum Rp 3.900 per orang dan pelajar Rp 2.500 per orang.

Sabang, salah seorang anggota Organda mengatakan tarif angkutan umum sudah disepakati dan bisa diberlakukan sejak 24 Juni.

"Sudah ada kesepakatan antara pemerintah dan Organda bahwa untuk umum yang tadinya Rp 2.500 kini dinaikkan menjadi Rp 4.000. Sementara untuk mahasiswa/pelajar yang tadinya Rp 1.500, kini menjadi Rp 2.500," jelas Sabang, Senin.

Menurutnya, kenaikan tarif angkutan tersebut sudah sesuai dengan kebijakan kenaikan harga BBM dari Rp 4.500  menjadi Rp. 6.500 per liter untuk premium.

"Kebijakan tersebut sudah sesuai dengan kondisi saat ini, sebab  jika tarif angkutan umum tidak dinaikkan, maka kami juga sopir akan setengah mati memenuhi kebutuhan kami, sementara harga kebutuhan di pasaran juga pasti sudah naik," ujarnya.

Ia berharap kenaikan tarif angkutan tersebut dapat dimaklumi masyarakat. Tarif angkot naik sebesar 50 persen dari kenaikan harga BBM yang hanya mencapai 45 persen. Padahal sebelumnya, Direktur Jenderal Angkutan Darat, Kementerian Perhubungan RI meminta pemerintah daerah hanya bisa menaikkan tarif angkutan umum tidak lebih dari 20 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kenaikan tarif yang sudah di sepakati itu akan dituangkan dalam surat keputusan wali kota Kendari dan berlaku untuk semua trayek angkutan kota di Kendari.

Pantauan di lapangan, para sopir angkot di Kendari menaikkan tarif secara sepihak meski belum ada surat keputusan dari wali kota setempat. Tarif angkot dinaikkan sopir sehari pasca-kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

    Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

    Regional
    Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

    Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

    Regional
    Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

    Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

    Regional
    Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

    Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

    Regional
    Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

    Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

    Regional
    Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

    Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

    Regional
    Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

    Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

    Regional
    Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

    Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

    Regional
    Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

    Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

    Regional
    Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

    Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

    Regional
    Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

    Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

    Regional
    Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

    Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

    Regional
    Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

    Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

    Regional
    Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

    Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

    Regional
    TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

    TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.