Kompas.com - 24/06/2013, 16:26 WIB
Sekelompok penarik becak datang ke Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta untuk menyatakan dukungan pada 12 anggota Kopassus yang menjadi terdakwa kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman, pada sidang lanjutan kasus tersebut, Senin (24/6/2013). KOMPAS.COM/Y WIJAYA KUSUMASekelompok penarik becak datang ke Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta untuk menyatakan dukungan pada 12 anggota Kopassus yang menjadi terdakwa kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman, pada sidang lanjutan kasus tersebut, Senin (24/6/2013).
|
EditorKistyarini
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengungkapkan bahwa 31 saksi kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Cebongan, Sleman, merasa keberatan untuk hadir di persidangan yang digelar di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta.

"Sebanyak 31 orang saksi dari tahanan dan 11 dari penjaga lapas merasakan keberatan untuk datang langsung dalam sidang nanti," ujar Irjen (Purn) Teguh Soedarsono, seorang anggota LPSK, di Yogyakarta, Senin (24/6/2013).

Teguh mengungkapkan, aksi dari sejumlah kelompok massa menimbulkan suasana yang mencekam dan memengaruhi kondisi psikis para saksi.

Imbasnya para saksi merasa keberatan untuk hadir langsung ke persidangan. "Sekarang, semuanya keberatan. Terlebih dengan adanya aksi-aksi dari sekelompok massa itu," kata Teguh.

Menurutnya, LPSK hanya melakukan perlindungan terhadap 42 orang saksi yang terdiri dari 11 petugas lapas dan 31 orang berstatus tahanan. "Kita masih terus melakukan pendampingan psikis dengan memberikan penguatan mental para saksi," pungkas Teguh.

Seperti diketahui, ke-42 orang itu menjadi saksi peristiwa penyerangan Lapas Cebongan pada 23 Maret 2013 lalu. Sejumlah anggota Kopassus Kandang Menjangan Kartasura memaksa masuk lapas dan menembak mati empat tersangka kasus penganiayaan di Hugo's Cafe yang menewaskan seorang anggota TNI Serka Santoso.

Keempat tahanan, masing-masing Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, Adrianus Candra Galaga, Yohanes Juan Mambait, dan Gameliel Yermiayanto Rohi Riwu, ditembak di hadapan para narapidana lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua belas anggota Kopassus telah dinyatakan sebagai terdakwa dalam kasus tersebut. Mereka telah menjalani dua kali sidang. Sidang perdana digelar di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta pada Kamis (20/6/2013), sementara sidang kedua, dengan agenda pembacaan eksepsi para terdakwa, berlangsung pada Senin (24/6/2013).


Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

    Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

    Regional
    Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

    Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

    Regional
    Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

    Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

    Regional
    Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

    Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

    Regional
    Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

    Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

    Regional
    Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

    Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

    Regional
    Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

    Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

    Regional
    Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

    Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

    Regional
    Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

    Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

    Regional
    Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

    Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

    Regional
    Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

    Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

    Regional
    Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

    Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

    Regional
    Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

    Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

    Regional
    Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

    Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

    Regional
    Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

    Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.