Disaksikan Wapres, Warga Malang Mulai Terima BLSM

Kompas.com - 24/06/2013, 16:10 WIB
KOMPAS.COM/YATIMUL AINUN Ratusan mahasiswa di Malang berunjuk rasa dan menolak kedatangan Wakil Presiden Boediono, Senin (24/6/2013).
MALANG, KOMPAS.com - Wakil Presiden Boediono, Senin (24/6/2013) menyaksikan penyaluran perdana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Kantor Pos Besar Malang. Dalam pembagian perdana ini, hanya warga Kota Malang dari Kecamatan Klojen saja yang menerima.

Sementara, empat kecamatan lainnya di Kota Malang akan mulai menerima penyaluran BLSM di kantor kelurahan masing-masing, mulai Kamis (27/6/2013) mendatang. "Pembagiannya tak lagi di kantor pos," kata Kepala Kantor Pos Besar Malang, Kiagus M. Amran.

Dari 173.469 penerima BLSM di Malang Raya, untuk penerima di Kota Malang sebanyak 19.990 warga. Sedangkan, di Kabupaten Malang ada 147.202 warga. Kota Batu, sebanyak 6.277 warga.

Menurut Kiagus, pembagian BLSM untuk masing-masing penerima mendapatkan senilai Rp 150 ribu dalam per bulan. "Namun, akan dibagikan setiap dua bulan sekali. Sehingga masyarakat penerima BLSM akan mendapatkan Rp 300 ribu," katanya.


BLSM yang dibagikan pada bulan ini, katanya, adalah untuk jatah Juli dan Agustus. Selanjutnya, untuk jatah September dan Oktober.

"Dalam pembagian BLSM ini, kita akan menyiapkan 300 petugas dari kantor pos untuk melayani pembagian BLSM. Sampai saat ini, petugas sudah siap melayani warga dengan baik dan ramah," katanya.

Lebih lanjut Kiagus menambahkan, bagi warga penerima BLSM yang tidak mengambil di kantor pos, bisa mengambil haknya di kantor kelurahan masing-masing. "Karena kita sudah menyiapkan 40 loket untuk pembagian BLSM. Kita ingin memberikan kemudahan pada masyarakat,"  ungkapnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorGlori K. Wadrianto
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

    Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

    Regional
    Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

    Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

    Regional
    Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

    Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

    Regional
    25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

    25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

    Regional
    Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

    Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

    Regional
    Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

    Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

    Regional
    Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

    Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

    Regional
    Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

    Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

    Regional
    Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

    Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

    Regional
    Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

    Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

    Regional
    6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

    6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

    Regional
    Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

    Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

    Regional
    Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

    Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

    Regional
    Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

    Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

    [POPULER NUSANTARA] "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

    Regional
    Close Ads X