Kompas.com - 24/06/2013, 16:05 WIB
|
EditorFarid Assifa
KOMPAS.COM/ M Wismabrata MEMINTA MAAF - Menteri BUMN Dahlan Iskan saat berbicara kepada warga yang sedang antre BLSM di Kantor Pos Nusukan, Solo, Senin (24/6/2013).
SOLO, KOMPAS.com - Di tengah-tengah pembagian bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di kantor Pos Cabang Nusukan, Solo pada Senin (24/6/2013), warga dikejutkan dengan kehadiran Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Dengan kemeja warna putih, Dahlan menyalami warga yang sedang mengantre dan berbincang-bincang dengan warga. Setelah itu, Dahlan mengambil pengeras suara dan berbicara dengan menggunakan bahasa Jawa kepada warga yang mengantre. Dahlan mengungkapkan permintaan maaf kepada warga yang sudah menunggu terlalu lama.

"Bilih panjenengan sedoyo nenggo dangu sanget wonten mriki, kulo saweg mawon ngomong ngomong kalih ibu ingkang ing ngajeng kok jam songo sampun dateng mriki kok mboten siang siang mawon. (Saya meminta maaf, saya tadi berbicara dengan ibu yang ada di antrean paling depan, dan saya tanya kok pukul sembilan sudah datang ke kantor pos kok tidak siang-siang saja)," kata Dahlan.

Menurut Dahlan, pihaknya mendapat kabar dari warga bahwa yang antre di atas pukul 10.00, BLSM-nya tidak bisa cair. Hal itu memaksa warga mengantre sebelum pukul 9.00. Menurut Dahlan kabar itu tidak benar dan sangat menyesatkan.

"Tadi saya bicara dengan salah satu ibu, Sukini, yang mendengar kabar bahwa warga yang datang di atas pukul 9 tidak akan dilayani, itu tidak benar, bohong besar. Kapanpun BLSM bisa dicairkan dari pukul 8 pagi sampai 5 sore," kata Dahlan di Kantor Pos Nusukan, Senin.

Dahlan juga meminta kantor pos segera menambah loket pelayanan BLSM agar prosesnya lebih cepat sehingga warga tidak perlu mengantre terlalu lama.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Kelurahan Nusukan sudah datang ke kantor pos sekitar pukl 7 pagi untuk mengambil BLSM. Antrean semakin panjang hingga sampai ke jalan besar di depan kantor pos.

Sekitar pukul 8 pagi, pelayanan pencairan BSLM mulai dibuka petugas. Terdapat 8 loket pencairan BLSM di kantor Pos cabang Nusukan untuk melayani sekitar 1.800 rumah tangga sasaran di Kelurahan Nusukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

    Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

    Regional
    Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

    Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

    Regional
    Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

    Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

    Regional
    Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

    Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

    Regional
    Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

    Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

    Regional
    Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

    Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

    Regional
    Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

    Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

    Regional
    Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

    Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

    Regional
    Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

    Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

    Regional
    Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

    Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

    Regional
    Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

    Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

    Regional
    BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

    BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

    Regional
    Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

    Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

    Regional
    Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

    Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

    Regional
    Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

    Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.