Kompas.com - 24/06/2013, 13:23 WIB
Suasana Kantor Pos Garut di Jalan Ahmad Yani No.40,  Garut, Senin (24/6/2013) Kompas.com / Syahrul MunirSuasana Kantor Pos Garut di Jalan Ahmad Yani No.40, Garut, Senin (24/6/2013)
|
EditorKistyarini
GARUT, KOMPAS.com — Penyaluran Bantuan Langsung Sementara (BLSM) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, tinggal menunggu Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Sekitar 180.000 warga miskin di Kabupaten berjuluk Swiss Van Java itu bakal menerima uang tunai atas kompensasi kenaikan BBM tersebut.

Manajer SDM Kantor Pos Garut Iman Nurdin mengatakan, semua cabang kantor pos Garut sudah diinstruksikan untuk melakukan koordinasi dan sosialisasi penyaluran BLSM kepada camat dan kepala desa atau kelurahan di wilayah masing-masing.

"Sudah sejak dua minggu lalu, kantor cabang kami di seluruh Garut diminta untuk menginformasikan data penerima KPS kepada camat atau lurah setempat. Jumlahnya sekitar 180.000-an. Cuma kami belum mendapat laporan, sejauh mana hal itu dilakukan," kata Nurdin, Senin (24/6/2013) pagi.

Jadwal penyaluran BLSM di Garut belum diketahui, tetapi sebanyak 22 kantor pos cabang yang ada di Garut, jelas Nurdin, sudah siap menyalurkan BLSM.

"Persoalannya hanya kartu KPS-nya dari vendor yang belum turun. Soal kapan, hari ini pimpinan baru koordinasi dengan pemda. Yang jelas, petugas kami 22 cabang sudah siap," tambah Nurdin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

    BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

    Regional
    Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

    Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

    Regional
    Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

    Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

    Regional
    Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

    Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

    Regional
    Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

    Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

    Regional
    Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

    Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

    Regional
    KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

    KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

    Regional
    Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

    Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

    Regional
    Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

    Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

    Regional
    Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

    Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

    Regional
    Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

    Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

    Regional
    Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

    Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

    Regional
    Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

    Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

    Regional
    Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

    Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

    Regional
    PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

    PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.