Kompas.com - 24/06/2013, 10:03 WIB
Warga masyarakat serta beberapa anggota ormas menyaksikan jalannya sidang kasus penyerangan Lapas Cebongan, yang menghadirkan 12 anggota Kopassus Kandang Menjangan sebagai terdakwa, di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis 920/6/2013). KOMPAS.COM/Y WIJAYA KUSUMAWarga masyarakat serta beberapa anggota ormas menyaksikan jalannya sidang kasus penyerangan Lapas Cebongan, yang menghadirkan 12 anggota Kopassus Kandang Menjangan sebagai terdakwa, di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis 920/6/2013).
|
EditorKistyarini
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Pengamanan sidang lanjutan kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Cebongan, Sleman, dengan terdakwa 12 anggota Kopassus Kandang Menjangan Kartasura diperketat, Senin (24/6/2013).

Sidang dengan agenda pembacaan eksepsi ini rencananya akan digelar sekitar pukul 09.00 WIB di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta. Sekitar pukul 07.30 WIB, petugas pengamanan dari TNI dan kepolisian telah berada di lokasi.

Meskipun dari segi jumlah personel dari Polri dan TNI tidak ada perbedaan, pengamanan sidang kedua ini lebih diperketat. Setiap pengunjung yang masuk ke area sidang dicek dengan alat pendeteksi logam oleh enam anggota Gegana Brimob Polda DIY.

Selain itu, jika di persidangan pertama banyak dijumpai spanduk-spanduk di depan gedung pengadilan, untuk persidangan kedua ini, spanduk dukungan dilarang dipasang di dalam area Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta.

"Sidang ini terbuka, tapi ada aturannya. Kemarin terlalu bebas, sekarang di dalam tidak boleh ada spanduk dan pengunjung diperiksa sebelum masuk ," ujar Kasi Ops Korem 072/Pamungkas Letkol JXB Nunes saat memberi pengarahan kepada regu pengamanan sekitar pukul 08.00 WIB.

Tak hanya melakukan pengecekan terhadap pengunjung, sekitar pukul 08.15 WIB anggota Gegana Brimob Polda DIY juga melakukan sterilisasi ruangan persidangan dan area Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta dengan menggunakan alat pendeteksi logam.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

    Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

    Regional
    Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

    Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

    Regional
    Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

    Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

    Regional
    Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

    Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

    Regional
    Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

    Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

    Regional
    PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

    PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

    Regional
    Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

    Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

    Regional
    Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

    Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

    Regional
    Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

    Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

    Regional
    Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

    Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

    Regional
    Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

    Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

    Regional
    Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

    Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

    Regional
    Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

    Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

    Regional
    Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

    Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

    Regional
    Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

    Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.