20 Pemain dan Ofisial Persib Tidak "Nyoblos"

Kompas.com - 23/06/2013, 13:52 WIB
Poster delapan kandidat Pilwalkot Bandung periode 2013 - 2018 di tempel di TPS 05, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung, Minggu, (23/6/2013) KOMPAS.com/Rio KuswandiPoster delapan kandidat Pilwalkot Bandung periode 2013 - 2018 di tempel di TPS 05, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung, Minggu, (23/6/2013)
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Sekitar dua puluh pemain dan ofisial Persib tidak dapat menggunakan hak pilihnya di Pemilihan Wali Kota Bandung 2013-2018, Minggu (23/6/2013).
      
"Ada sekitar 20 orang. Mudah-mudahan walaupun hilang satu bisa tumbuh seratus," kata Umuh Muchtar, Manajer Persib Bandung, ketika dihubungi melalui telepon.
      
Umuh mengatakan demi keselamatan pascainsiden perusakan bus pemain Persib oleh pendukung Persija di Jakarta, Sabtu (22/6/2013), maka pihaknya langsung berangkat menuju Pekanbaru.
      
"Mereka nggak bawa salin (baju ganti), tapi saya harus tetap mengawal terus pemain dan ofisial demi menjaga mental mereka," kata Umuh.
      
Walaupun demikian, dirinya tetap menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa memberikan hak pilihnya di Pilwalkot Bandung karena situasi tidak memungkinkan.
      
Dikatakan Umuh, sejumlah pemain dan ofisial yang tidak bisa memberikan hak pilihnya, seperti Cecep Supriatna, Sergio van Dijk, Aang, Airlangga Sucipto, Agung, Sigit, dan sejumlah ofisial, termasuk Anwar Sanusi.
      
Ia berharap, pemain tidak trauma dan tetap mendapatkan hasil bagus, begitu pun Pilwalkot Bandung yang berjalan lancar.
      
"Alhamdulilah para pemain pun saat ini sehat dan siap tempur. Biarkan saja para pemain mengeluarkan unek-uneknya saat bertanding melawan PSPS," kata dia.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X