Kompas.com - 23/06/2013, 10:00 WIB
Peta Pulau Lombok dan Sumbawa Peta Pulau Lombok dan Sumbawa
Penulis Farid Assifa
|
EditorFarid Assifa
MATARAM, KOMPAS.com — Sejumlah rumah warga korban gempa bumi 5,4 skala Richter pada Sabtu (23/6/2013) di Desa Medana, Lombok Utara, disatroni kawanan maling. Pencuri mengincar barang berharga milik warga karena disimpan di tempat terbuka akibat rumah mereka hancur.

Kepala Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Subianto Jaswadi di Tanjung, Minggu, mengatakan rumah warga yang disatroni kawanan pencuri itu antara lain di Dusun Gol dan Kopang. Namun, para pencuri tersebut dikejar warga yang kebetulan tidak tidur karena menjaga barang-barang mereka yang disimpan di tempat terbuka.

"Kawanan pencuri tersebut kemungkinan mengincar sepeda motor yang diparkir di luar rumah, namun warga tidak berhasil menangkap mereka yang mencoba memanfaatkan kelengahan masyarakat saat dilanda musibah gempa bumi tersebut," katanya.

Untuk membantu mengamankan rumah warga korban gempa bumi tersebut, Polres Lombok Utara mengerahkan 10 anggotanya di tiap desa, terutama yang kondisinya cukup parah akibat diguncang gempa pada Sabtu sekitar pukul 12.44 Wita.
    
"Kami berterima kasih kepada aparat kepolisian yang membantu pengamanan rumah para korban gempa bumi, karena warga yang rumahnya roboh dan rata dengan tanah terpaksa menyimpan barang berharga miliknya di luar rumah, kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pencuri," ujarnya.

Menurut laporan sementara, sejumlah rumah di Dusun Kopang dan Gol roboh dan rata dengan tanah akibat goncangan gempa yang cukup keras.  

Di Dusun Telok Dalem, kondisinya tidak terlalu parah, tetapi ada beberapa rumah warga yang rusak berat, terutama yang temboknya terbuat dari batako. Genteng rumah warga berjatuhan akibat gempa yang berlangsung beberapa detik itu.

Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berkekuatan 5,4 SR itu di sekitar 14 kilometer barat laut Lombok Barat dengan koordinat 8.43 Lintang Selatan, 116.04 Bujur Timur, di kedalaman 10 kilometer.

Data sementara dari  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara,  gempa bumi berkekuatan 5,4 skala Richter yang mengguncang Pulau Lombok mengakibatkan 1.700 rumah rusak berat dan 24 korban terluka, tiga di antaranya luka parah.

Kepala BPBD Kabupaten Lombok Utara Iwan Maret Asmara sebelumnya mengatakan, data sementara jumlah bangunan rusak dan korban luka-luka itu berasal dari tiga kecamatan yang paling parah dilanda gempa, yakni Kecamatan Gangga, Tanjung, dan Kecamatan Pemenang.

"Korban luka-luka, terutama tiga orang yang menderita luka berat hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung. Hingga kini, belum ada laporan mengenai adanya korban meninggal dunia," katanya.

Ia mengatakan, selain seribuan rumah warga rusak parah, bencana alam itu juga mengakibatkan 27 tempat ibadah rusak berat, terdiri atas 15 masjid, 10 pura, dan dua vihara.

Menurut laporan sementara, enam desa di tiga kecamatan yang cukup parah dilanda gempa tersebut antara lain Desa Jenggala, Tanjung, Sokong, Medana, Tegal Maja, dan Teniga. Di enam desa itu cukup banyak rumah yang roboh dan rata dengan tanah, terutama yang menggunakan bahan bangunan dari batako.

"Warga yang rumahnya rusak parah akibat gempa itu untuk sementara menumpang di rumah warga lainnya yang kerusakannya tidak terlalu parah atau tidur di ’berugak’ (semacam gazebo)," katanya.

Untuk memudahkan penanganan dampak gempa bumi itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara telah membuka posko di Tanjung, ibu Kota Kabupaten Lombok Utara.
    
Saat ini Pemerintah Kabupaten Lombok Utara tengah melaksanakan rapat koordinasi untuk menyusun langkah yang aka ditempuh dalam menangani dampak bencana gempa bumi tersebut.



Sumber Antara

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X