Warga Bandung Pilih Wali Kota Baru

Kompas.com - 23/06/2013, 07:50 WIB
Penulis Farid Assifa
|
EditorFarid Assifa
KOMPAS.com/Rio Kuswandi Puluhan masa pengunjuk rasa melakukan aksi didepan Gedung DPRD Bandung, Jalan Aceh, Bandung, Kamis, (6/6/2013), menuntut proses berjalannya Pilwalkot Bandung 2013 berjalan aman, tertib dan lancar. Selain itu, kepada calon terpilih dituntut untuk segera mengatasi berbagai macam persoalan di Kota Bandung.
BANDUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 1,65 juta warga Kota Bandung yang telah memiliki hak pilih, Minggu (22/6/2013) memilih wali kota baru untuk periode 2013-2018. Pemilihan serentak digelar di 4.118 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 30 kecamatan di Kota Kembang.

Pilkada diikuti oleh delapan pasangan calon yakni pasangan Edi Siswadi - Erwan Setiawan, Wahyudin Karnadinata - Toni Aprilani, Wawan Dewanta - HM Sayogo, Ridwan Kamil - Oded M Danial, Ayi Vivananda - Nani Suryani, MQ Iswara - Asep Deddy Ruyadi, Budi Setiawan - Rizal Firdaus, Bambang Setiadi - Alex Tahsin.
   
Wali Kota Bandung H Dada Rosada tidak mencalonkan lagi karena telah dua kali menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Kembang itu.
   
Dada pada Minggu ini melakukan pemantauan ke sejumlah TPS di Kota Bandung seperti di TPS 1 Balonggede dekat rumah dinas Wali Kota Bandung. Kemudian di Tamansari, Gedebage serta ke sejumlah TPS lainnya di Kota Bandung serta lainnya.
   
Sementara itu, Polrestabes Bandung mengerahkan 4.000-an personel Polri ditambah TNI dan potensi masyarakat Linmas yang sejak Sabtu telah berada di TPS.

"Pengamanan telah dilakukan, semua personel telah berada di TPS sejak Sabtu kemarin. Polrestabes Bandung siap mengawal dan mengamankan Pilkada Kota Bandung," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Cerita Warga Teluk Dawan, Bertahun-tahun Diteror Buaya, Pemerintah Hanya Pasang Spanduk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X