Kompas.com - 22/06/2013, 18:25 WIB
Ilustrasi Tribun Jabar/Mega NugrahaIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko


BANDUNG, KOMPAS.com - Pascabatalnya pertandingan Persija kontra Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, ribuan bobotoh langsung bersiap menggelar penyambutan skuat Persib di Jalan Pasteur, mulai pintu keluar tol Pasteur, menuju Kota Bandung, Sabtu (22/6/2013) sore.

Penyambutan dilakukan dengan memblokir arus jalan dari arah timur (pintu keluar tol) menuju Kota Bandung, dengan cara menggelar konvoi motor.

Hal ini membuat kondiri arus kendaraan dari arah Jakarta dan Jalan Surya Sumantri menjadi tersendat, karena hanya tersisa satu lajur jalan saja untuk mobil. Sisanya, dipenuhi ribuan bobotoh yang memarkir kendaraan dan berkerumun di jalan.

Sebelumnya, tim Persib Bandung memutuskan untuk tidak bertanding melawan Persija Jakarta, setelah bus yang mereka tumpangi diadang dan dilempari batu oleh sejumlah suporter Persija, saat mereka bertolak dari hotel tempat menginap menuju SUGBK, Sabtu (22/6/2013).

Tidak hanya dilempari batu, bus Persib juga nyaris dibakar oleh suporter yang kedapatan membawa bom molotov. Menurut Manajer Persib H Umuh Muchtar, sejumlah pemain termasuk dirinya mengalami luka akibat pecahan kaca bus. Beruntung para pemain dan dirinya berhasil lolos dari kepungan tersebut.

Melihat keadaan yang tidak kondusif dan mengancam keselamatan, Umuh memutuskan untuk membatalkan pertandingan itu. Hal itu karena sejumlah pemain mengalami luka dan keselamatan jiwa mereka terancam. (SET)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

    Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

    Regional
    11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

    11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

    Regional
    Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

    Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

    Regional
    Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

    Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

    Regional
    Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

    Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

    Regional
    Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

    Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

    Regional
    Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

    Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

    Regional
    Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

    Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

    Regional
    Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

    Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

    Regional
    Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

    Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

    Regional
    Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

    Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

    Regional
    Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

    Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

    Regional
    Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

    Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

    Regional
    Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

    Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

    Regional
    Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

    Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X